Diberi Tugas Tambahan di Luar Tanggung Jawab? Ini Cara Menghadapinya dengan Profesional

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Minggu, 18 Mei 2025 | 18:40 WIB
jangan sungkan menolak pekerjaan tambahan ketika tanggung jawabmu sendiri sedang menumpuk. (Freepik)
jangan sungkan menolak pekerjaan tambahan ketika tanggung jawabmu sendiri sedang menumpuk. (Freepik)

Pejuangkantoran.com - Semua pekerja pasti pernah mengalaminya: Diminta untuk mengerjakan tugas di luar tanggung jawab.

Permintaan yang awalnya terdengar ringan dengan bilang, “Tolong handle ini sebentar”, sering berubah menjadi tanggung jawab tambahan yang memakan waktu dan tenaga.

Sayangnya, tugas yang bertambah tersebut tidak disertai dengan penghargaan dalam bentuk finansial.

Dalam kondisi ini, muncul dilema antara menunjukkan loyalitas atau menjaga batasan yang sehat. Lalu, apa yang harus dilakukan?

Antara peluang berkembang atau eksploitasi

Tugas tambahan sering menjadi jalan untuk menunjukkan inisiatif dan meningkatkan nilai di mata perusahaan.

Terutama bagi kamu yang ingin mengembangkan portofolio atau mengejar peluang kenaikan jabatan.

Namun, pastikan kamu memperhatikan konteks, beban, dan durasi pekerjaan tambahan tersebut.

Baca Juga: 9 Cara Orang Cerdas Menolak Pekerjaan Tambahan Secara Profesional

Jika beban tugas tambahan terus bertambah tanpa adanya kesempatan untuk berdiskusi, ini patut diwaspadai sebagai indikasi terjebak dalam praktik quiet hiring.

Ini adalah fenomena saat perusahaan menambah beban kerja karyawan tanpa merekrut personel baru.

Studi Monster di 2023 menunjukkan bahwa 80% karyawan mengalami lonjakan tanggung jawab tanpa kompensasi yang sepadan.

Beberapa indikasi yang perlu diwaspadai adalah lonjakan beban kerja yang drastis, jam kerja yang semakin panjang tanpa batas yang jelas, atau tanggung jawab tambahan yang pernah disepakati secara resmi.

Kapan sebaiknya menolak?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Indeed

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X