Pejuangkantoran.com - Semua pekerja pasti pernah mengalaminya: Diminta untuk mengerjakan tugas di luar tanggung jawab.
Permintaan yang awalnya terdengar ringan dengan bilang, “Tolong handle ini sebentar”, sering berubah menjadi tanggung jawab tambahan yang memakan waktu dan tenaga.
Sayangnya, tugas yang bertambah tersebut tidak disertai dengan penghargaan dalam bentuk finansial.
Dalam kondisi ini, muncul dilema antara menunjukkan loyalitas atau menjaga batasan yang sehat. Lalu, apa yang harus dilakukan?
Antara peluang berkembang atau eksploitasi
Tugas tambahan sering menjadi jalan untuk menunjukkan inisiatif dan meningkatkan nilai di mata perusahaan.
Terutama bagi kamu yang ingin mengembangkan portofolio atau mengejar peluang kenaikan jabatan.
Namun, pastikan kamu memperhatikan konteks, beban, dan durasi pekerjaan tambahan tersebut.
Baca Juga: 9 Cara Orang Cerdas Menolak Pekerjaan Tambahan Secara Profesional
Jika beban tugas tambahan terus bertambah tanpa adanya kesempatan untuk berdiskusi, ini patut diwaspadai sebagai indikasi terjebak dalam praktik quiet hiring.
Ini adalah fenomena saat perusahaan menambah beban kerja karyawan tanpa merekrut personel baru.
Studi Monster di 2023 menunjukkan bahwa 80% karyawan mengalami lonjakan tanggung jawab tanpa kompensasi yang sepadan.
Beberapa indikasi yang perlu diwaspadai adalah lonjakan beban kerja yang drastis, jam kerja yang semakin panjang tanpa batas yang jelas, atau tanggung jawab tambahan yang pernah disepakati secara resmi.
Kapan sebaiknya menolak?
Artikel Terkait
Cara Menolak Tugas Tambahan di Kantor Tanpa Merusak Hubungan dengan Rekan Kerja dan Atasan
Enggan Mendelegasikan Tugas kepada Orang Lain? Ubah Pola Pikir Kamu Mulai Sekarang!
Cara Menolak Tugas di Luar Pekerjaan dengan Cara Profesional, Jangan Terus-Terusan Merasa Tidak Enak
Deep Work, Kerja Tanpa Gangguan yang Membuat Hasil Pekerjaan Lebih Berkualitas. Begini Caranya!
6 Tips untuk Meningkatkan Kualitas Tidur berdasarkan Jenis Pekerjaan Kamu
Atasan Perlu Menentukan Prioritas, biar Nggak Semua Tugas Dianggap Penting dan Karyawan Stres
Benarkah Kerja Remote Bikin Orang Sulit Basa-Basi dan Malas Keluar Rumah, Bahkan untuk Urusan Non Pekerjaan?