Strategi Menjelaskan Career Break karena Tujuan Profesional, Supaya Kamu Terlihat Semakin Berkualitas!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Minggu, 15 Juni 2025 | 15:40 WIB
Bekerja sebagai sukarelawan adalah salah satu career breaks yang bisa dipahami oleh perusahaan. (Freepik)
Bekerja sebagai sukarelawan adalah salah satu career breaks yang bisa dipahami oleh perusahaan. (Freepik)

Pejuangkantoran.com - Riwayat pekerjaan yang sempat terputus kini tidak lagi dianggap sebagai halangan dalam dunia kerja modern.

Banyak perusahaan semakin terbuka terhadap cerita pribadi di balik perubahan arah karir, terutama jika dijelaskan dengan jujur dan cara yang tepat.

Platform seperti LinkedIn bahkan sudah menyediakan fitur khusus untuk mencantumkan “Career Break” atau “Jeda Karier” dalam profil profesional anggotanya.

Ini menunjukkan bahwa waktu jeda kini dipandang sebagai bagian wajar dari perjalanan seseorang dalam meraih pertumbuhan, bukan lagi hal yang dianggap tabu.

Banyak orang memanfaatkan masa jeda sebagai kesempatan untuk mengembangkan diri dengan melakukan pelatihan atau menjajaki bidang yang lebih sesuai dengan minat dan tujuan jangka panjang.

Selama alasan di balik jeda tersebut disampaikan dengan jelas dan fokus pada pertumbuhan, pengalaman ini justru bisa menjadi nilai tambah yang membedakan dari kandidat lain.

Baca Juga: Banyak Pekerja Muda Lakukan Pensiun Mikro Terlalu Lelah Bekerja. Apa Risikonya untuk Karir?

Misalnya seperti di bawah ini.

  1. Karena perubahan jalur profesi

Mengambil waktu untuk berpindah jalur profesi menunjukkan keberanian sekaligus kemauan untuk bertumbuh. Jadi, fokus utama dalam menjelaskan jeda ini terletak pada motivasi perubahan serta langkah konkret yang dilakukan selama masa transisi.

Dengan melakukan penyesuaian arah karir yang selaras dengan tujuan jangka panjang, kamu justru memperlihatkan adanya perencanaan dan tanggung jawab pribadi.

Berikan penekanan pada keterampilan baru yang dipelajari dan relevansinya terhadap posisi yang kini dituju.

  1. Karena melanjutkan pendidikan

Meluangkan waktu untuk menempuh pendidikan lanjutan menunjukkan dedikasi terhadap proses belajar sepanjang hayat.

Jika ini alasan kamu melakukan jeda karir, kamu memperlihatkan diri sebagai seseorang yang mau memperkuat kemampuan diri sekaligus meningkatkan nilai secara profesional.

Selain itu, masa pendidikan juga memberi ruang untuk mengembangkan keterampilan tambahan seperti manajemen waktu, riset, kepemimpinan, dan kerja sama tim.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Career Contessa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X