Tanda Tangan Email Bisa Jadi Cara Simpel Menjaga Batasan Kerja, tapi Perhatikan Dulu 3 Hal Ini!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Rabu, 16 Juli 2025 | 15:56 WIB
Manfaatkan fitur tanda tangan di email untuk menentukan kapan kamu bisa dihubungi. (Google Gemini)
Manfaatkan fitur tanda tangan di email untuk menentukan kapan kamu bisa dihubungi. (Google Gemini)

Pejuangkantoran.com - Apakah kamu pernah terpikir kalau bagian paling bawah dari email kamu, alias bagian tanda tangan, bisa jadi alat ampuh untuk menjaga batasan antara hidup pribadi dan pekerjaan?

Ini bisa berlaku jika kamu menyertakan waktu online kamu atau waktu kamu bisa langsung membalas email yang dikirimkan.

Banyak orang tak menyadarinya, tetapi konsultan HR menyebut cara ini sebagai game-changer.

Kok bisa? Karena setiap kali seseorang menerima email dari kamu, mereka langsung melihat “aturan main” soal kapan kamu aktif dan bisa dihubungi.

Jadi, orang lain tak perlu lagi tebak-tebakan kamu lagi online atau tidak.

Kalau kamu juga tertarik untuk membuat tanda tangan email yang lebih sehat dan mencerminkan work-life balance, berikut beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan.

Baca Juga: 6 Etika Out of Office yang Tepat saat Cuti, Supaya Tidak Terus-Terusan Dapat Email dari Kantor

  1. Kenali dulu budaya perusahaan

Sebelum menambahkan sesuatu yang tidak biasa di tanda tangan email, ada baiknya kamu pelajari dulu budaya perusahaan kamu.

Misalnya, apakah perusahaan kamu mendukung keseimbangan hidup dan kerja? Apakah ada nilai-nilai yang menekankan pentingnya waktu istirahat dan fleksibilitas?

Kalau jawabannya iya, berarti aman untuk menambahkan info seperti jam kerja di email kamu.

Kalau masih ragu, coba amati rekan-rekan kerja atau lebih baik lagi, mengobrol dengan mereka.

Menurut Kate Zipay, dosen manajemen dari Purdue University, kamu bahkan bisa bikin tanda tangan email bersama teman kantor yang sepemikiran. Seru, bukan?

  1. Tulis hal yang penting dan singkat

Penjelasan di tanda tangan email tak perlu panjang-panjang. Cukup satu kalimat pendek yang menjelaskan apa yang penting untuk kamu.

Contohnya: “Saya biasanya aktif pukul 08.00 – 16.00” atau “Saya akan membalas email secepatnya dalam jam kerja.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: huffpost

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X