Cara Jaga Batasan Kerja Lewat Email, Ini Langkahnya!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Kamis, 17 Juli 2025 | 09:11 WIB
Tampilkan waktu praktik dalam email signature untuk memerikan batasan waktu kerja yang jelas. (Google Gemini)
Tampilkan waktu praktik dalam email signature untuk memerikan batasan waktu kerja yang jelas. (Google Gemini)

 

Pejuangkantoran.com - Apakah kamu pernah terpikir kalau bagian paling bawah dari email kamu, alias bagian di bawah tanda tangan yang disebut email signature, bisa jadi alat ampuh untuk menjaga batasan antara hidup pribadi dan pekerjaan?

Ini bisa berlaku jika kamu menyertakan jam kerja kamu atau kapan kamu bisa langsung membalas email yang dikirimkan. Cara ini bahkan dianggap bisa jadi game changerKok bisa?

Karena setiap kali seseorang menerima email dari kamu, mereka langsung melihat “aturan main” soal kapan kamu aktif dan bisa dihubungi.

Kalau kamu juga tertarik untuk membuat email signature yang lebih sehat dan mencerminkan work-life balance, berikut beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan.

Baca Juga: Yuk, Jadikan Hobi Kamu Cuan! Tapi Jangan Buru-Buru Resign, Lakukan Dulu 9 Langkah Ini

  1. Kenali dulu budaya perusahaan

Sebelum menambahkan sesuatu yang tidak biasa di tanda tangan email, ada baiknya kamu pelajari dulu budaya perusahaan kamu.

Misalnya, apakah perusahaan kamu mendukung keseimbangan hidup dan kerja? Apakah ada nilai-nilai yang menekankan pentingnya waktu istirahat dan fleksibilitas?

Kalau jawabannya iya, berarti aman untuk menambahkan info seperti jam kerja di email kamu.

Kalau masih ragu, coba amati rekan-rekan kerja atau lebih baik lagi, mengobrol dengan mereka.

Menurut Kate Zipay, dosen manajemen dari Purdue University, kamu bahkan bisa bikin email signature bersama teman kantor yang sepemikiran. Seru, bukan?

  1. Tulis hal yang penting dan singkat

Penjelasan di tanda tangan email tak perlu panjang-panjang. Cukup satu kalimat pendek yang menjelaskan apa yang penting untuk kamu.

Contohnya: “Saya biasanya aktif pukul 08.00 – 16.00” atau “Saya akan membalas email secepatnya dalam jam kerja.”

Pastikan kalimat tetap simpel, tetapi informatif, dan jangan pakai nada menyuruh. Hindari kalimat seperti “Jangan hubungi saya di luar jam kerja.”

Lebih baik sampaikan info yang bersifat memberi tahu, bukan mengatur. Seperti kata Zipay, kuncinya adalah mengomunikasikan batasan dengan cara sopan dan informatif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Huff Post

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X