PejuangKantoran.com - Merasa hari kerja tidak pernah benar-benar selesai? Baru duduk santai, tiba-tiba ada notifikasi masuk. Mau istirahat, tugas terus berdatangan.
Kalau iya, kamu tidak sendirian.
Keseimbangan antara kerja dan hidup pribadi memang mudah diucapkan, tetapi sulit dijalani.
Untungnya, ada cara sederhana untuk mulai memperbaikinya, yaitu dengan melacak keseimbangan hidup dan kerja kamu sendiri.
Tak perlu repot atau ribet, yang penting kamu tahu ke mana waktu kamu pergi setiap hari. Dari situ, kamu bisa mulai bikin perubahan kecil yang berdampak besar.
Yuk, simak 7 langkah mudah berikut ini!
- Catat waktu kerja setiap hari
Jangan cuma mengandalkan ingatan.
Catat benar-benar apa yang kamu kerjakan, berapa lama kamu menghabiskan waktu untuk rapat, menulis email, scrolling medsos, sampai tugas-tugas kecil lainnya.
Banyak aplikasi time tracker yang bisa bantu kamu mencatat secara real-time. Dari sini kamu bisa lihat apakah kamu kerja terlalu lama atau ada waktu yang sebenarnya bisa lebih dimanfaatkan.
- Jadwalkan waktu pribadi
Bukan cuma kerja yang butuh dijadwal, waktu pribadi juga penting!
Sisihkan waktu untuk hal-hal yang kamu suka, seperti olahraga, makan malam bersama keluarga, atau sekadar santai sambil baca buku.
Beberapa aplikasi bisa memberi pengingat kalau kamu kerja terlalu lama tanpa istirahat. Ini penting supaya kamu tetap punya ruang untuk recharge dan menjaga kesehatan mental.
Baca Juga: Di Balik Kebebasan WFH Ternyata Ada Tantangan Besar. Ini yang Bikin Pekerja WFH Merasa Tertekan!
- Gunakan aplikasi untuk bantu mengatur hari
Pilih aplikasi yang bisa gabungin jadwal kerja, to-do list, dan pelacakan waktu dalam satu tempat.
Artikel Terkait
Jangan Lupakan Bagian "Tentang Saya" di CV, Harus Dibuat Semenarik Mungkin untuk Meyakinkan Rekruter
7 Contoh Penulisan "Tentang Saya" di CV untuk Berbagai Posisi, dari Fresh Graduate hingga yang Senior
3 Langkah Menulis Deskripsi “Tentang Saya” di CV yang Menarik, Hindari Kalimat yang Bertele-tele!
Apa Itu Ketangkasan Belajar dan Bagaimana Cara Kamu Mengembangkannya di Tempat Kerja?
Manajer Adalah Pimpinan Sekaligus Pelatih, Karena iItu Lakukan Hal Berikut Ini Untuk Tingkatkan Produktivitas Tim!
Waspada! Meski Punya Tingkat Keterlibatan Kerja yang Lebih Tinggi, Pekerja WFH Juga Merasa Lebih Tertekan
Di Balik Kebebasan WFH Ternyata Ada Tantangan Besar. Ini yang Bikin Pekerja WFH Merasa Tertekan!
Ketika Atasan Melakukan "Quiet Quitting", Apa Dampaknya untuk Kamu sebagai Anak Buahnya?
Apa Iya Hidup Hanya Tentang Kerja? Mungkin Ini Saatnya Cek Keseimbangan Hidup Kamu!
7 Keterampilan Yang Harus Kamu Asah Terus Untuk Tingkatkan Kemampuan Negosiasi