Pejuangkantoran.com - Kehadiran AI di dunia kerja saat ini bikin banyak orang waswas.
Di Amerika, lebih dari 70% profesional mengatakan bahwa mereka khawatir AI akan mengganggu pekerjaannya. Bahkan, lebih dari separuh takut bakal digantikan langsung oleh mesin.
Sebenarnya, yang membuat stres bukan cuma teknologinya, melainkan ketidakjelasan mengenai cara AI akan digunakan dan keputusan-keputusan yang dibuat tanpa melibatkan karyawan.
Di sinilah peran pemimpin jadi penting. Dengan transparansi dan empati, pemimpin bisa membantu tim menghadapi perubahan ini dengan lebih tenang.
Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan.
- Jelaskan dengan jelas soal penggunaan AI
Kalau perusahaan menjelaskan secara terbuka tentang cara AI akan digunakan dan alasannya, karyawan bisa lebih paham sehingga rasa aman bisa ikut muncul.
Menurut Joyce Marter, seorang terapis tempat kerja, transparansi sangat penting karena banyak orang saat ini sedang mengalami kelelahan mental.
Manajer bisa membantu dengan memberi informasi seperti:
- Apa fungsi alat AI yang baru?
- Bagaimana pengaruhnya terhadap pekerjaan sehari-hari?
- Siapa saja yang paling sering berinteraksi dengan AI?
Selain itu, bisa juga menggunakan cara-cara seperti survei, pertemuan umum, diskusi tim, dan menunjuk perwakilan AI agar komunikasi tetap jalan.
- Beri peluang belajar dan kolaborasi
Karyawan akan merasa lebih percaya diri jika mereka mengerti cara kerja AI dan dilibatkan dalam prosesnya. Pelatihan yang paling efektif biasanya yang langsung praktik, seperti:
- Workshop menulis prompt;
- Pengenalan dasar machine learning;
- Program uji coba sebelum peluncuran;
- Laboratorium ide internal.
Menurut survei Microsoft dan LinkedIn, 76% profesional semangat belajar AI kalau ada pelatihan yang jelas.
- Biasakan dialog dua arah
Pemimpin bukan cuma harus menjelaskan, tetapi juga mendengarkan.
Ciptakan ruang agar karyawan bisa menyampaikan pertanyaan dan kekhawatirannya, misalnya lewat forum, feedback anonim, atau sesi refleksi tim.
Artikel Terkait
Perhatikan 5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi saat Prompting untuk Artificial Intelligence
Kebutuhan Virtual Assistant Makin Besar, Apakah VA Manusia Akan Berhadapan Dengan VA Artificial Intelligence?
Pemimpin Muda Tak Hanya Pengguna Namun Jadi Penggerak AI Karena Mmebantu Pekerjaan Mereka Lebih Mudah!
Virtual Assistant Manusia Tak Perlu Kuatir Bakal Tergusur Virtual Assistant AI, Lakukan Langkah Nyata Berikut Ini!
Untuk Kali Pertama, Netflix Gunakan AI Generatif untuk Produksi Salah Satu Serialnya
Majalah Vogue Tampilkan Model AI untuk Iklan Guess: Bakal Jadi Ancaman di Dunia Fashion?