Jujur saat Wawancara Kerja Harus, tapi 3 Jawaban Ini Justru Bisa Bikin Kamu Gagal. Kok Bisa?

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Senin, 8 September 2025 | 10:55 WIB
Dalam sebuah wawnacar kerja, ada beberapa jawaban yang harus kamu hindari untuk disampaikan ke rekruter karena bisa membuatmu gagal. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Dalam sebuah wawnacar kerja, ada beberapa jawaban yang harus kamu hindari untuk disampaikan ke rekruter karena bisa membuatmu gagal. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Bukan berarti kamu tidak boleh menyinggung soal kesejahteraan diri. Kamu tetap bisa menyampaikannya dengan lebih seimbang.

Misalnya, dengan mengatakan kalau kamu peduli pada well-being, tetapi hal yang paling memotivasi kamu adalah bertumbuh, mencapai keunggulan, dan jadi bagian dari tim yang berprestasi.

Dengan begitu, kamu tetap terlihat manusiawi, tetapi juga punya ambisi yang jelas.

  1. Jujur pernah kena PHK tanpa penjelasan

Menyebut pernah kena PHK memang terdengar jujur, tetapi kalau tidak dijelaskan dengan tepat, kesannya bisa negatif.

Perekrut berpengalaman tahu bahwa dalam banyak PHK, karyawan terbaik biasanya masih dipertahankan atau dipindahkan ke bagian lain.

Jadi mereka akan bertanya-tanya mengapa itu tidak terjadi pada kamu.

Karena itu, kamu perlu memberi penjelasan yang lebih lengkap. Misalnya, ceritakan kalau perusahaan menutup lini bisnis tertentu sehingga keahlian kamu tidak lagi relevan.

Baca Juga: Perubahan Kecil Ini Bisa Membuat Wawancara Kerja Kamu Lebih Berkesan bagi Rekruter. Apa Itu?

Lalu, tambahkan dengan penjelasan kalau hal itu membuat kamu sadar pentingnya terus mengasah kemampuan karena dunia bisnis selalu berubah.

Cara ini akan membuat jawaban kamu tetap jujur, tetapi juga memberikan nilai positif.

Intinya, pastikan setiap jawaban saat wawancara kerja bisa menunjukkan bahwa kamu ingin berkembang, sukses, dan berkontribusi di perusahaan tersebut.

Kalau ada jawaban yang bisa membuat perekrut ragu, sebaiknya kamu ganti dengan pernyataan yang menegaskan komitmen serta semangat kamu.

Dengan begitu, peluang kamu untuk lolos wawancara akan jauh lebih besar. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: CNBC, Make It

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X