PejuangKantoran.com - Bayangkan setiap tempat kerja seperti negara sendiri. Ada aturan, kebiasaan, dan cara main yang berbeda-beda.
Misalnya, kalau kamu pergi ke Jepang, tentu gaya hidup dan cara berinteraksi orang-orangnya sangat beda dengan di Amerika Serikat, kan?
Nah, dunia kerja juga mirip. Jadi, jangan kaget jika gaya komunikasi, aturan kerja, atau cara menyelesaikan tugas di tiap kantor akan berbeda-beda.
Baca Juga: Disebut Murah dan Awet, Mengapa Chromebook Dibilang Kurang Cocok untuk Seluruh Indonesia?
Untuk itu, sangat penting bagi kamu untuk mencari perusahaan yang memiliki budaya kerja yang sesuai dengan gaya kerja kamu.
Menurut Vicki Salemi, seorang ahli karier di New York, ketidakcocokan budaya kerja sering jadi alasan utama orang resign.
Kalau kamu tipe orang yang mandiri, tetapi kantor malah penuh pengawasan ketat, ini bisa membuat kamu tidak betah.
“Sebaliknya, kalau kamu lebih suka bos yang terlibat langsung dan perusahaan memang punya budaya kayak gitu, kemungkinan besar kamu bakal lebih bahagia dan produktif,” jelas Salemi.
Penelitian juga menunjukkan, karyawan yang puas dengan budaya kerja di kantornya, memiliki kepercayaan yang lebih kuat ke sehingga performa kerja ikut naik.
Jadi, cocok-cocokan ini bukan cuma soal nyaman, tetapi juga berpengaruh ke hasil kerja.
Baca Juga: 5 Jenis Olah Raga yang Efektif Mencegah dan Membantu Mengurangi Kecemasan Kamu!
4 Jenis budaya kerja
Supaya kamu lebih mengerti, ada empat jenis budaya kerja yang umum ditemui di perusahaan:
- Budaya klan. Suasananya seperti keluarga. Hubungan antarpegawai dekat, saling dukung, dan biasanya fokus ke kerja sama tim.
- Budaya adhocracy. Ini biasanya ada di perusahaan yang kreatif dan penuh inovasi. Karyawan didorong untuk berpikir out of the box dan ambil risiko.
- Budaya pasar (kompetisi). Fokusnya ke target, hasil, dan persaingan. Orang-orang di sini biasanya termotivasi sama pencapaian dan angka.
- Budaya hierarki. Lebih formal dan terstruktur karena ada aturan jelas, alur kerja tertata, dan peran yang nggak sering berubah.
Budaya kerja bisa berubah sesuai fase hidup
Artikel Terkait
Mengapa Kamu Ditanya Sudah Menikah atau Belum saat Wawancara Kerja? Ini 7 Pertanyaan yang Bikin Canggung!
Berhenti Sibuk Berusaha Terlihat Keren! Bukan Gaya yang Bikin Karir Naik, tapi Kredibilitas Kamu
Kunci Sukses Wawancara Kerja Business Development Representative: Ini Tips dan Contoh Jawabannya!
Ingin Kerja di Bidang IT? Kamu Wajib Paham Beda Java dan JavaScript, Ini Penjelasannya!
8 Fakta Dunia Kerja yang Perlu Kamu Ketahui Ini Jarang Dibicarakan Atasan, Termasuk soal PHK dan Promosi!
6 Penyebab Kamu Susah Move On setelah Liburan, Bagaimana Cara Mengatasinya?
Jujur saat Wawancara Kerja Harus, tapi 3 Jawaban Ini Justru Bisa Bikin Kamu Gagal. Kok Bisa?
Lakukan 3 Hal Penting Ini Agar Kamu Tetap Bisa Bertanya Kritis Tanpa Nyinyir
Tiga Cara Gampang Buat Tampil Percaya Diri Di Meeting Untuk Kamu Praktikkan!
Supaya Betah Kerja dan Tidak Mudah Resign, Pilih Budaya Kerja yang Sesuai Gaya Hidup Kamu