ChatGPT Memang Bisa Jadi Alat Bantu Pencari Kerja untuk Dapat Gaji Tinggi, tapi Hati-hati Ada Risikonya

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 13 September 2025 | 09:10 WIB
Ilustrasi: Sebuah fitur baru ChatGPT membuat lebih dari 100.000 percakapan pengguna dapat diakses publik melalui Google.  (Freepik)
Ilustrasi: Sebuah fitur baru ChatGPT membuat lebih dari 100.000 percakapan pengguna dapat diakses publik melalui Google. (Freepik)

Baca Juga: Infused Coffee Meski Masih Pro-Kontra Namun Memeriahkan Coffee Scene Saat Ini

Tidak semua perusahaan suka

Meski banyak manfaatnya, tetapi ChatGPT ternyata ada juga sisi negatifnya.

Survei menemukan bahwa 29% pencari kerja ditolak karena perusahaan tahu mereka menggunakan ChatGPT. Namun, ada 55% perusahaan yang justru memuji kandidat yang memanfaatkannya.

Jadi, pandangan perusahaan memang masih terbagi.

Ada yang melihat penggunaan ChatGPT sebagai tanda pintar memanfaatkan teknologi, ada juga yang menganggapnya kurang asli.

Julia menambahkan, sebagian perekrut—terutama yang lebih tua—cenderung lebih skeptis terhadap teknologi baru. Sementara generasi muda yang sudah akrab dengan AI biasanya lebih terbuka.

Baca Juga: 4 Nama yang Jadi Kandidat Pengganti Menpora Dito Ariotedjo, Salah Satunya Raffi Ahmad

Pendapat para pemimpin bisnis

Berikut pandangan berbeda beberapa pemimpin perusahaan tentang penggunaan Chat GPT.

- Andre Kazimierski (CEO Improovy)

Menurutnya, menggunakan ChatGPT untuk ide atau latihan wawancara itu oke. Namun, jika dipakai untuk sepenuhnya menulis surat lamaran atau melewati tes seleksi, itu sudah kelewatan.

- Matthew Montez (Pendiri MCB Group)

Ia melihat ChatGPT sebagai tanda bahwa kandidat punya keterampilan digital dan tahu cara menggunakan teknologi untuk hasil yang lebih baik. Ia menekankan, harus tetap ada sentuhan pribadi yang autentik.

- Martin Gasparian (Pengacara, Maison Law)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Resume Builder

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X