9 Keterampilan Wajib Bidang Network Engineering, Teknis Oke, Soft Skill Juga Harus Jalan

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 23 September 2025 | 15:00 WIB
Seorang network engineer tak hanya harus menguasai teknis namun juga unggul di soft skills. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Seorang network engineer tak hanya harus menguasai teknis namun juga unggul di soft skills. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com - Bekerja sebagai network engineer atau insinyur jaringan bukan hanya soal bisa “pasang kabel” atau tahu cara menyambungkan internet.

Profesi di bidang network engineeering ini menuntut banyak keterampilan, mulai dari teknis sampai soft skill.

Dengan keterampilan yang tepat, insinyur jaringan bisa merancang, mengelola, sampai memperbaiki sistem yang jadi tulang punggung komunikasi digital perusahaan.

Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa keterampilan utama yang wajib dimiliki.

  1. Paham dasar-dasar jaringan

Hal paling mendasar yang harus dikuasai seorang network engineer adalah konsep jaringan seperti TCP/IP, model OSI, subnetting, routing, switching, dan VLAN.

Ini diibaratkan seperti fondasi rumah. Kalau fondasinya kuat, insinyur jaringan bisa lebih mudah merancang dan mengatasi masalah jaringan yang rumit.

  1. Bisa utak-atik software dan hardware

Router, switch, firewall, sampai access point adalah “alat tempur” sehari-hari sehingga networking engineering harus paham cara mengonfigurasi dan merawatnya.

Selain itu, mereka juga perlu terbiasa dengan sistem operasi jaringan seperti Cisco IOS atau Junos, serta berbagai tools manajemen jaringan.

Baca Juga: Bukan Cuma Setting Wi-Fi, Ini Tugas Network Engineer yang Bikin Jaringan Internet Bisa Diandalkan

  1. Melek keamanan

Zaman sekarang, ancaman siber makin banyak. Untuk itu, insinyur jaringan wajib tahu soal keamanan, mulai dari enkripsi, firewall, IDS/IPS, sampai kebijakan akses. Tujuannya agar jaringan tetap aman dari serangan.

  1. Kuasai cloud dan virtualisasi

Dengan semakin banyak perusahaan yang banyak pindah ke cloud seperti AWS, Azure, atau Google Cloud, teknologi virtualisasi seperti VMware atau Hyper-V juga makin umum.

Jadi, kemampuan mengelola jaringan berbasis cloud dan virtual sangat penting.

  1. Bisa skrip dan otomatisasi

Supaya pekerjaan lebih efisien, network engineer sebaiknya bisa bahasa pemrograman skrip, seperti Python atau Bash.

Dengan skill ini, mereka bisa otomatisasi pekerjaan yang berulang dan mempercepat proses konfigurasi jaringan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: spiceworks.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X