Selain itu, banyak perusahaan yang sedang mencoba mengubah budaya kerja. Sayangnya, inilah salah satu bentuk perubahan yang paling sulit diterima, terutama kalau pemimpin tidak bisa menjelaskan tujuan dan manfaatnya dengan jelas.
Pekerja butuh dukungan nyata
Fakta lain yang diungkap survei dari The Conference Board adalah banyak inisiatif perubahan gagal karena faktor manusia. Itu artinya, tanpa strategi inklusif yang memberi ruang bagi pekerja untuk beradaptasi, perubahan hanya akan menjadi beban tambahan.
Studi Orgvue di 2024 juga menyoroti adanya “kelelahan transformasi” di kalangan pekerja maupun eksekutif. Terlalu sering masuk mode darurat membuat semua orang kehabisan energi.
Baca Juga: 4 Tips Ahli Agar Jadi Karyawan Update dan Mudah Beradaptasi di Lingkungan Kerja
Di titik ini, pekerja membutuhkan dukungan nyata dari HR dan manajemen, mulai dari pelatihan, komunikasi yang transparan, hingga ruang untuk beradaptasi secara wajar.
Karena pada akhirnya, tidak peduli sehebat apa pun strateginya, perubahan hanya akan berhasil jika karyawan merasa didukung dan dilibatkan. ***
Artikel Terkait
Pentingnya Peran HR dalam Melakukan Mediasi Karyawan saat Terjadi Konflik di Tempat Kerja
Ini Kunci! Mengembangkan Keterampilan Baru Penting Bagi Karyawan Maupun Perusahaan!
Tren Kerja Tanpa Batas Bikin Kita Bisa Kerja di Perusahaan Global tanpa Harus Pindah Negara
Budaya Kerja yang Menuntut Karyawan untuk Terus Membuktikan Diri Bisa Memicu Kelelahan
Ketika “Perusahaan Impian” Berubah Haluan, Mengapa Karyawan Merasa Dikhianati?
Meski Maksudnya Baik, Program Kesehatan Kantor Jarang Dirasakan Manfaatnya oleh Karyawan. Kok Bisa?