- Sedang transisi karier atau ganti bidang.
- Punya jeda dalam pengalaman kerja.
- Ingin menunjukkan minat besar pada perusahaan tertentu.
Gunakan surat lamaran untuk menjelaskan alasan kamu cocok dengan posisi itu, bukan sekadar menyalin isi CV.
Hindari kalimat generik seperti “Saya pekerja keras dan komunikatif”. Sebaliknya, ceritakan secara singkat bahwa pengalaman kamu bisa memberi dampak positif untuk peran yang kamu lamar.
Baca Juga: Ini Alasannya Kenapa Kamu Masih Harus Menulis Cover Letter Saat Melamar Pekerjaan
Lalu, jangan lupa tunjukkan alasan kamu tertarik dengan perusahaan itu secara khusus. Bicarakan tentang budaya, nilai, atau visi yang sejalan dengan tujuan kamu.
Dengan memperbaiki hal-hal kecil di atas, peluang kamu untuk dilirik perekrut akan jauh lebih besar. Kadang bukan kemampuan kamu yang kurang, tetapi detail kecil di CV atau surat lamaran yang belum tepat sasaran. ***
Artikel Terkait
Apakah Membuat Cover Letter Wajib Saat Melamar Pekerjaan?
Contoh CV dengan Metode STAR untuk Berbagai Pekerjaan, agar Lebih Menarik Perhatian Rekruter!
Mengapa Kamu Ditanya Sudah Menikah atau Belum saat Wawancara Kerja? Ini 7 Pertanyaan yang Bikin Canggung!
1 dari 6 Pencari Kerja Modern Menjadikan ChatGPT sebagai Senjata Rahasia, Mulai dari Bikin CV Sampai Wawancara Kerja
7 Strategi Jitu Menghadapi Wawancara Kerja dengan Metode Gamified Assessment agar Hasilnya Bagus
@america Gelar Career Fair, Kapan Lagi Bisa Cari Kerja dan Dapat Ilmu dari Para Speaker Andal!