Satu hal menarik dari survei LiveCareer adalah pengaruh pimpinan terhadap perilaku karyawan.
Sekitar 1 dari 5 pekerja mengatakan mereka jarang mengambil cuti karena atasan mereka juga jarang melakukannya. Artinya, contoh dari pemimpin punya peran besar dalam membentuk budaya istirahat di tempat kerja.
Simpulannya, hak cuti memang resmi ada di atas kertas, tetapi budaya kerja seringkali membuatnya sulit diwujudkan.
Untuk bisa benar-benar beristirahat tanpa rasa bersalah, pekerja butuh lebih dari sekadar izin tertulis. Mereka butuh dukungan nyata, sistem yang adil, dan juga rasa aman saat meninggalkan pekerjaannya sementara.
Bagaimana dengan kamu?
Artikel Terkait
5 Langkah Mudah Membuat Surat Lamaran yang Kuat dan Meyakinkan Rekruter Ketika Kamu Berganti Karier
4 Alasan Utama CV dan Surat Lamaran Kamu Tidak Dilirik Rekruter
Contoh Surat Lamaran yang Profesional untuk Kamu yang Berganti Karir, Bisa Langsung Ditiru!
Jangan Panik Dulu Kalau Kamu Belum Juga Dipanggil Interview, Bisa Jadi Ini Alasannya!
Berniat Resign karena Bos Menyebalkan? Tunggu, Coba Lakukan Cara yang Lebih Aman Ini!
Kamu Merasa Tidak Cocok dengan Cara Kerja Atasan? Begini Cara agar Tetap Waras dan Profesional
Cara Terbaik Menjawab Pertanyaan “Apa yang Bisa Kamu Perbaiki dari Diri Kamu?” Saat Wawancara Kerja
Jangan Cuma Merasa Khawatir, Mulai Antisipasi dengan Langkah Proaktif Ini untuk Hadapi Ancaman PHK
Punya Pekerjaan dengan Gaji Tinggi tapi Melelahkan, Cari Tahu Kapan Waktunya Bertahan dan Resign
Bukan Cuma Kerja dari Rumah, Ini Makna Sebenarnya dari Fleksibilitas Kerja yang Bikin Karyawan Happy