Lampu Merah Ketika Karyawan Kantor Didominasi Cenderung Takut Salah dan Saling Menyalahkan!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 24 November 2025 | 15:20 WIB
Keika lingkungan kerja didominasi orang saling menyakahkan dan takut salah, maka itu pertanda lampu merah! (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Keika lingkungan kerja didominasi orang saling menyakahkan dan takut salah, maka itu pertanda lampu merah! (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
  • Budaya menyalahkan;
  • Perbandingan antarpegawai;
  • KPI yang menghukum;
  • Minim psychological safety;
  • Micromanagement;
  • Kompetisi negatif;
  • Tidak menghargai proses belajar;
  • Tekanan dan ketidakpastian;
  • Ekspektasi yang tidak jelas.

Sudah tentu ada dampak buruk dari performance-avoidance climate. Temuan dari studi AGT dan penelitian organisasi menunjukkan fakta bahwa perilaku buruk di kantor ini bisa membawa dampak:

  • Menurunkan motivasi intrinsik, yaitu motivasi yang muncul ketika seseorang merasa apa yang dia kerjakan terasa menyenangkan, berarti, memuaskan, atau selaras dengan nilai pribadi, bukan karena imbalan eksternal seperti uang, pujian, atau tekanan.
  • Meningkatkan kecemasan kerja dan stres.
  • Menurunkan kreativitas dan inovasi.
  • Mendorong perilaku defensif, seperti menyembunyikan kesalahan atau memanipulasi data.
  • Kinerja jangka panjang menurun.

Baca Juga: Emosi Negatif Harus Mulai Dinormalisasi di Lingkungan Kerja Tak Perlu Lagi Disembunyikan, Namun Dengan Syarat!

Dan itu semua dampaknya bisa langsung kepada kinerja Perusahaan. ketika kinerja menurun, pada akhirnya semua yang menjadi bagian dari Perusahaan tersebut merugi.

Bahkan jika dibiarkan beralurt-larut tanpa ada pembenahan, bukan tidak mungkin Perusahaan terpaksa harus ditutup dan sudah pasti ada lay-off, suatu hal yang tidak pernah diinginkan siapa pun dalam kondisi seperti saat ini. ***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X