Gunakan 70% Rule dari Founder Amazon untuk Membuat Keputusan yang Cepat dan Tepat di Era Teknologi Ini

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Minggu, 30 November 2025 | 14:31 WIB
Jeff Bezos mengajarkan agar membuat keputusan yang cepat dan tepat dengan 70% Rule. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Jeff Bezos mengajarkan agar membuat keputusan yang cepat dan tepat dengan 70% Rule. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Di era teknologi digital yang serba cepat ini, keputusan yang cepat namun tepat adalah penting. Salah satu prinsip cara membuat keputusan yang cepat dan tepat di era serba kilat ini, metode “70% Rule”-nya Jeff Bezos diyakini salah satu pendekatan yang paling ampuh saat ini.

Dan itu sudah terbukti pada Amazon yang didirikan oleh Jeff. Dalam artikel yang dimuat di Forbes.com, disebutkan bahwa Bezos meggunakan keputusan yang cepat untuk membuat keputusan terbaik menjaga Amazon tetap inovatif.

Bezos dalam 70 Percent Rule-nya ini menyarankan agar keputusan dibuat ketika kamu sudah memiliki sekitar 70 % dari informasi yang kamu inginkan. Menurut dia, menunggu sampai mendapatkan 90 % informasi, seringkali membuat kamu terlalu lambat.

Seperti yang dikutip di sebuah blog Lenny’s Vault, filosofi dari 70% Rule-nya Bezos ini adalah rule ini dirancang untuk mencegah “analysis paralysis” dan memungkinkan orang bergerak cepat, terutama saat keputusan bersifat reversible / bisa dikoreksi.

Analysis paralysis adalah kondisi ketika seseorang tidak bisa mengambil keputusan karena terlalu banyak menganalisis, terlalu banyak informasi, atau terlalu takut membuat kesalahan. Akhirnya, keputusan tertunda atau tidak jadi diambil sama sekali.

Baca Juga: Apa Kata Mendiang Steve Jobs Soal Keputusan Karier untuk Keluar, Berubah Arah, atau Bertahan di Pekerjaan Saat Ini?

Yang menjadi pertanyaan, bagaimana menentukan bahwa informasi sebanyak 70% itu sudah memenuhi apa yang kita butuhkan untuk membuat sebuah keputusan?

Pertama yang harus dipahami, angka 70% itu bukan matematis namun heuristik (panduan praktis). Namun, kita bisa mengukurnya secara terstruktur sehingga tidak asal feeling.

Ada beberapa cara cara profesional yang sering dipakai dalam manajemen, teknologi, dan penelitian keputusan.

1. Tentukan dulu: Apa saja informasi “kritis” yang benar-benar dibutuhkan?

Tidak semua informasi punya bobot sama, namun ada 3–5 poin informasi inti yang menentukan kualitas keputusan. Kuncinya, 70% bukan jumlah dokumen, tapi proporsi dari informasi penting.

2. Gunakan metode “Must-Have vs Nice-to-Have”

Buat tabel “must have” alias daftar yang memang benar-benar kamu butuhkan untuk membuat sebuah keputusan. Kalau 80% must-have sudah terkumpul, sebenarnya kamu sudah di “zona 70%”.

3. Lakukan “Decision Coverage Check”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: forbes.com, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X