PejuangKantoran.com - Jika kamu minta izin ke atasan bahwa hari ini kamu izin tidak masuk ke kantor karena sakit, apakah pengajuanmu akan langsung di-approved? Atau si bos bertanya dulu bagaimana kondisimu sekarang, dan baru menyetujuinya?
Apapun, tapi yang dialami seorang karyawan yang curhat ke Reddit ini agak meresahkan juga. Dalam postingan berjudul “Apakah meminta live location itu boleh?”, karyawan ini mempertanyakan masalah campur tangan atasan yang berlebihan.
Menurut karyawan tersebut, pertanyaan tersebut muncul ketika ia mengajukan izin sakit untuk hari kedua berturut-turut karena sakit kepala yang parah.
Baca Juga: 5 Minuman Ini Jangan Diminum Saat Perut Kosong ! Ini Alasannya
"Kemarin saya sudah izin sakit, karena sakit kepala. Pagi ini, saya izin sehari lagi sama bos karena masih nggak enak badan,” tulisnya.
Namun, menurut cerita si karyawan ini, manajernya lalu memintanya berbicara lebih dulu ke HR. Lalu HR disebutnya minta bukti-bukti medis untuk melengkapi surat izin sakitnya.
Ketika karyawan tersebut menyampaikan tanggapan HR ke atasan, reaksi atasannya malah di luar dugaannya.
“Dia minta saya untuk membagikan lokasi saya secara langsung,” tulis karyawan tersebut, sambil membagikan tangkapan layar chat di Whatsapp dengan manajernya. Meski tidak nyaman dengan permintaan tersebut, ia tidak yakin apa konsekuensinya jika ia menolak.
Dalam chat, terlihat sang atasan meminta agar karyawan itu menyerahkan bukti periksa dari dokter paling lambat sebelum jam pulang kantor. Tak lama kemudian, permintaan live location pun muncul.
Ketika karyawan mempertanyakan perlunya informasi pribadi tersebut, atasannya menjawab bahwa permintaan itu berdasarkan instruksi dari HR.
Baca Juga: The Trans Luxury Hotel Jakarta Buka Lowongan Kerja Besar-Besaran, Ini Posisi yang Dibutuhkan
Postingan itu langsung menerima berbagai komentar dari pengguna Reddit. Banyak yang membahas tentang pelanggaran pribadi yang serius.
Pengguna lainnya menyarankan agar ia mengabaikan saja permintaan tersebut, karena membagikan lokasinya secara langsung tidak ada hubungannya dengan urusan membuktikan seseorang lagi sakit atau untuk menyetujui izin sakit.
Banyak pengguna juga mempertanyakan klaim mengapa praktik semacam itu bisa menjadi bagian dari kebijakan HR resmi. Mereka menyebut permintaan itu tidak etis dan berpotensi melanggar hukum.
Pengguna lain juga mendesak karyawan itu untuk meminta konfirmasi tertulis tentang kebijakan tersebut, atau untuk meningkatkan masalah tersebut ke manajemen senior, bahkan otoritas hukum jika ia masih terus ditekan.
Artikel Terkait
Menjelang Ramadan 2026, Ada Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Indonesia
7 Cara agar Profesi Penerjemah Bisa Bertahan di Era AI, karena Kecepatan Mesin Tak Bisa Dilawan
Punya Mitra Kerja Luar Negeri? Cermati 7 Kompetensi Berikut Ini Saat 5G-Advanced Mereka Terapkan!
Bulgaria Luncurkan Visa Digital Nomad, Biaya Hidupnya Paling Murah daripada Negara Eropa Lain!
5 Kota Tujuan Digital Nomad Terbaik di Bulgaria, dari yang Paling Kosmo sampai yang Pas buat Slow Living
Film 'Kuyank' Digarap Seotentik Mungkin dengan Kalimantan, dari Musik, Cerita, hingga Bahasanya
Lebih dari Separuh Orang Dewasa Tak Mendapat Teman Baru, Punya Keluarga pun Tetap Kesepian!