Ada juga yang bilang kalau meminta data live location sudah melanggar batasan professional, dan mencerminkan budaya kontrol yang berlebihan.
“Bilang ke mereka: 'Saya di sini daftar buat kerja, bukan jadi budak. Lokasi saya sekarang bukan urusan kalian.' Kalau kamu membagikannya, itu cuma buat jadi bukti cara kerja mereka kalau suatu saat nanti dibutuhkan,” tulis salah satu pengguna.
“Sama sekali tidak perlu, jangan bagikan lokasimu. Mereka mempekerjakanmu untuk bekerja dan lokasimu bukan urusan mereka,” tambah pengguna berikutnya.
“Nggak seorang pun dari kantor yang boleh minta lokasimu, itu bukan hak mereka. Aku tahu, mereka ragu apakah kamu benar-benar sakit atau tidak, tetapi itu kan privasimu? Mereka nggak bisa memintanya,” timpal yang lain.
Nah, bagaimana menurut kamu?
Artikel Terkait
Menjelang Ramadan 2026, Ada Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Indonesia
7 Cara agar Profesi Penerjemah Bisa Bertahan di Era AI, karena Kecepatan Mesin Tak Bisa Dilawan
Punya Mitra Kerja Luar Negeri? Cermati 7 Kompetensi Berikut Ini Saat 5G-Advanced Mereka Terapkan!
Bulgaria Luncurkan Visa Digital Nomad, Biaya Hidupnya Paling Murah daripada Negara Eropa Lain!
5 Kota Tujuan Digital Nomad Terbaik di Bulgaria, dari yang Paling Kosmo sampai yang Pas buat Slow Living
Film 'Kuyank' Digarap Seotentik Mungkin dengan Kalimantan, dari Musik, Cerita, hingga Bahasanya
Lebih dari Separuh Orang Dewasa Tak Mendapat Teman Baru, Punya Keluarga pun Tetap Kesepian!