Supaya Bisa Punya Teman Setia sampai Bertahun-tahun, 8 Kebiasaan Ini Harus Kamu Miliki

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:42 WIB
Ilustrasi: Agar punya teman setia, jadilah orang yang mau mendengar, tidak cuma membicarakan diri sendiri. (Freepik)
Ilustrasi: Agar punya teman setia, jadilah orang yang mau mendengar, tidak cuma membicarakan diri sendiri. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Di usia sekarang, kita memang lagi senang-senangnya berteman. Tetapi, gimana sih caranya supaya bisa seperti orang lain yang bisa menjaga pertemanan sampai bertahun-tahun?

Mengapa kita bisa kehilangan sahabat masa SMA, biasanya bukan karena konflik besar, tapi karena sama-sama sibuk dan nggak saling mengajak bertemu lagi. Kalau kamu mulai mengalami hal seperti ini, ada satu pelajaran yang perlu kamu pegang: pertemanan itu butuh dirawat.

Dari berbagai riset, terungkap bahwa orang-orang yang punya teman setia ternyata punya pola perilaku yang relatif sama. Hal itu bukan karena karakter bawaan, melainkan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.

Baca Juga: ASICS Resmikan Pabrik Baru Onitsuka Tiger, Jadi Ruang Pamer Merek Kalcer asal Jepang Ini!

Berikut kebiasaan yang bikin kita punya teman setia dan kualitas hubungan yang terjaga:

1. Hadir secara konsisten, meski tidak selalu rukun

Teman setia bukan selalu yang paling cepat membalas chat, tapi yang muncul saat dibutuhkan. Penelitian Psychology Today menunjukkan bahwa konsistensi dibangun lewat hal kecil: mengirim pesan setelah wawancara kerja, menyempatkan ngopi di sela jadwal padat, atau sekadar berbagi meme yang relevan. Ini menunjukkan perhatian yang rutin.

2. Lebih banyak mendengar daripada bicara

Di kantor, kita sering harus menunggu giliran bicara karena pembicaraan didominasi satu atau dua orang. Orang yang disukai banyak teman justru mahir mendengar.

Mereka mengajukan pertanyaan lanjutan, mengingat detail kecil, dan membuat lawan bicara merasa benar-benar didengar. Rasa “didengar” ini adalah fondasi punya teman setia.

Baca Juga: Tren Warna Kuku 2026 yang Paling Cocok untuk Pejuang Kantoran

3. Bisa bilang "tidak" tanpa khawatir

Bilang "enggak" ternyata nggak selalu merusak pertemanan. Justru sebaliknya, orang dengan pertemanan sehat paham kapasitas dirinya, berani jujur soal batasan, dan menghormati batasan orang lain.

Mereka tahu bahwa hubungan jangka panjang butuh keseimbangan, bukan pengorbanan sepihak.

4. Berani terbuka, tapi nggak emosional berlebihan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Your Tango

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X