PejuangKantoran.com - Di usia sekarang, kita memang lagi senang-senangnya berteman. Tetapi, gimana sih caranya supaya bisa seperti orang lain yang bisa menjaga pertemanan sampai bertahun-tahun?
Mengapa kita bisa kehilangan sahabat masa SMA, biasanya bukan karena konflik besar, tapi karena sama-sama sibuk dan nggak saling mengajak bertemu lagi. Kalau kamu mulai mengalami hal seperti ini, ada satu pelajaran yang perlu kamu pegang: pertemanan itu butuh dirawat.
Dari berbagai riset, terungkap bahwa orang-orang yang punya teman setia ternyata punya pola perilaku yang relatif sama. Hal itu bukan karena karakter bawaan, melainkan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.
Baca Juga: ASICS Resmikan Pabrik Baru Onitsuka Tiger, Jadi Ruang Pamer Merek Kalcer asal Jepang Ini!
Berikut kebiasaan yang bikin kita punya teman setia dan kualitas hubungan yang terjaga:
1. Hadir secara konsisten, meski tidak selalu rukun
Teman setia bukan selalu yang paling cepat membalas chat, tapi yang muncul saat dibutuhkan. Penelitian Psychology Today menunjukkan bahwa konsistensi dibangun lewat hal kecil: mengirim pesan setelah wawancara kerja, menyempatkan ngopi di sela jadwal padat, atau sekadar berbagi meme yang relevan. Ini menunjukkan perhatian yang rutin.
2. Lebih banyak mendengar daripada bicara
Di kantor, kita sering harus menunggu giliran bicara karena pembicaraan didominasi satu atau dua orang. Orang yang disukai banyak teman justru mahir mendengar.
Mereka mengajukan pertanyaan lanjutan, mengingat detail kecil, dan membuat lawan bicara merasa benar-benar didengar. Rasa “didengar” ini adalah fondasi punya teman setia.
Baca Juga: Tren Warna Kuku 2026 yang Paling Cocok untuk Pejuang Kantoran
3. Bisa bilang "tidak" tanpa khawatir
Bilang "enggak" ternyata nggak selalu merusak pertemanan. Justru sebaliknya, orang dengan pertemanan sehat paham kapasitas dirinya, berani jujur soal batasan, dan menghormati batasan orang lain.
Mereka tahu bahwa hubungan jangka panjang butuh keseimbangan, bukan pengorbanan sepihak.
4. Berani terbuka, tapi nggak emosional berlebihan
Artikel Terkait
Tren Denim 2026 dan Ini Caranya Agar Tetap Stylish dan Berjiwa Muda!
Universitas Pelita Harapan (UPH) Buka Lowongan School Relation Staff , Fresh Graduate Boleh Melamar
Apa Sih Arti 'To Whom It May Concern', dan Kapan Harus Memakai Salam Pembuka Tersebut?
Bagaimana Aturan Menulis “To Whom It May Concern” dalam Email Formal ke Perusahaan?
Strategi Membuat Career Capital atau Tabungan Karier Kamu Liquid atau Mudah Dijual
Stephanus Widjanarko Lulusan ITB yang Jadi Penentu Performa Mobil F1, Tugasnya Seperti Berikut Ini!
UN Women Buka Lowongan Kerja di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia