5. Unlearning, atau kemampuan melepaskan hal-hal lama yang sudah tidak relevan. Contohnya, meninggalkan identitas kita di tempat kerja yang lama, mempertanyakan asumsi, atau memperbarui keyakinan.
AI terus belajar dengan menambah data, tetapi manusia tetap relevan dengan cara menyaring dan melepaskan.
Kelima skills yang tidak tergantikan oleh AI lebih disebut soft skills, padahal sebenarnya ini keterampilan menempatkan diri. Keterampilan ini biasanya menguat seiring bertambahnya pengalaman. Penilaian kamu jadi makin tajam, storytelling makin mendalam seiring meningkatnya pengalaman, dan pengelolaan konflik makin matang.
Baca Juga: Mengapa Kopi Decaf Pilihan Paling Aman Bagi Kamu yang Punya Masalah Lambung dan Jantung Berdebar?
Dengan kata lain, menjadi tak tergantikan itu bukan berarti tahu lebih banyak dari mesin, melainkan melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan mesin: mempertahankan keberagaman, memilih hubungan ketimbang menonjolkan ego masing-masing, dan memahami kompleksitas tanpa reaksi berlebihan.
Orang-orang dengan skills seperti inilah yang nantinya akan memimpin, dengan atau tanpa jabatan.
Artikel Terkait
Ketika Kepala Rasanya Mau Pecah dan Hang, Waspadai Kamu Mengalami Cognitive Overload
Mengapa GERD Sering Dialami oleh Karyawan di Tempat Kerja? Kenali Faktor Risiko dan Gejalanya!
Prevalensi GERD di Indonesia Cukup Tinggi, Benarkah Stres merupakan Pemicu Utamanya?
Pilih Baju Warna Ini Buat Ngantor, Biar Nggak Jadi Fashion Disaster dan Kurang Update Tren
7 Tempat yang Lebih Aman untuk Menyimpan Kunci Cadangan Kalau Kamu Tak di Rumah
Cara Ampuh Menghilangkan Noda Makeup dari Kemeja Putih
BIsakah Sepatu Lari untuk Jalan Kaki dan Sebaliknya? Cek Dulu Fakta-Fakta Berikut Ini!