Kenapa Profesi-profesi Ini Berisiko?
Menurut riset yang dikutip oleh CNBC Indonesia, kecerdasan buatan dianggap mampu mengambil alih banyak tugas yang selama ini dilakukan secara manual atau berulang, seperti menulis, menerjemahkan, atau menjawab pertanyaan pelanggan, sehingga pekerjaan yang bergantung pada aktivitas tersebut berpotensi semakin diminati oleh alat otomatis ketimbang tenaga manusia.
Artikel Terkait
Cara Menghitung Gaji Prorata Jika Kamu Karyawan Baru yang Masuk Kerja pada Pertengahan Bulan
Langkah Kunci agar Strategi Lead Generation Kamu Berhasil dan Mendapatkan Pelanggan Setia
Mengapa Perusahaan Mem-PHK Karyawan Menjelang Lebaran dan Hari Raya Keagamaan Lain?
Buat Karyawan Muda, Jadi Individual Contributor Lebih Prestise ketimbang Jadi Manajer
Bukan Kafe atau Co-Working Space, Ini Alternatif Tempat Kerja Favorit Para Digital Nomad Saat Traveling
Memahami Pentingnya Undangan atau Ajakan Klien dan Cara Profesional Menolaknya
Mengapa Kemampuan Beradaptasi Kini Lebih Diutamakan untuk Memimpin ketimbang Resiliensi?
5 Bentuk Feedback yang Paling Merusak Mental Karyawan, Kredibilitas Si Bos Bisa Dipertanyakan!
Bukan Karena Mens Rea, Ini Alasan Mengapa Orang Memberikan Feedback yang Merusak Mental
Cara Ngasih Kritik Pedas tanpa Menyakiti Anak Buah, Biar Kamu Nggak Dianggap Bos yang Toxic