Cara Menyusun Biaya Rekrutmen yang Jelas dan Realistis untuk Memandu Pengeluaran Tim HR

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 28 April 2026 | 18:59 WIB
Ilustrasi: Bagaimana cara menyusun biaya rekrutmen yang realistis? (Freepik/Rawpixel)
Ilustrasi: Bagaimana cara menyusun biaya rekrutmen yang realistis? (Freepik/Rawpixel)

Kadang harga lebih mahal sedikit nggak masalah kalau kualitas kandidat yang didapat jauh lebih bagus. Ini membantu kita menentukan rentang budget yang masuk akal.

Jangan lupakan kebijakan internal. Selain biaya eksternal, hitung juga biaya di dalam kantor. Terkadang, ada perusahaan yang memberikan bonus untuk karyawan yang memberikan referensi (referral bonus).

Pastikan kamu sudah menyiapkan dananya untuk setiap posisi yang dibuka. Rekomendasi dari internal sering kali lebih berkualitas dan lebih nyambung dengan budaya kantor.

Baca Juga: Apa Itu Passkey, Mengapa Sekarang Dianggap Lebih Aman daripada Password?

Siapkan dana darurat. Jujur aja, rekrutmen itu penuh kejutan. Kadang ada karyawan yang baru masuk tapi tiba-tiba resign di minggu pertama. Kita perlu punya dana cadangan untuk menangani biaya rekrutmen ulang atau perubahan rencana mendadak. Adanya dana darurat ini bakal menyelamatkan arus kas kita kalau ada kebutuhan mendesak.

Untuk merapikan biaya rekrutmen ini memang butuh waktu, tapi kalau budget-nya sudah jadi, kerja kita bakal jauh lebih tenang. Kita jadi punya penunjuk arah yang jelas buat belanja kebutuhan tim sepanjang tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Investopedia, Indeed

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X