Lonjakan jumlah pekerja dengan pekerjaan sampingan menunjukkan adanya masalah struktural dalam ekonomi, terutama terkait upah dan biaya hidup.
Selama pendapatan utama belum mampu memenuhi kebutuhan dasar, tren ini kemungkinan akan terus berlanjut. Kerja sampingan bukan lagi sekadar tambahan, tetapi telah menjadi bagian dari realitas baru dunia kerja di Indonesia.
Artikel Terkait
Sori Bangeeet... Gen Z Nggak Percaya Sama Kemampuan Karyawan Senior di Tempat Kerja
Rela Kerja sampai Weekend Itu Bukan Tanda Ambisius, Ingat Juga Dampaknya buat Fisik dan Mental!
Strategi untuk Mencegah Kebiasaan Kerja sampai Weekend, Buruan Tutup Laptop saat Jumat Sore!
Tragedi Bekasi Mengingatkan Kita Betapa Pentingnya Ruang Aman Bagi Perempuan. Ruang Aman Bagi Perempuan di Kantor Seperti Apa?
Workplace Gossip: Tidak Selalu Buruk, Bisa Jadi Kunci Kekompakan Tim
8 Langkah Wajib Dilakukan Untuk Menghadapi & Merespon Pelanggaran Prinsip Ruang Aman Bagi Perempuan di Kantor
Boleh Nggak Sih, Ngerekam Orang di Tempat Umum buat Konten Medsos tanpa Setahu Mereka?
Perbedaan Bos dan Leader, dari Cara Berkomunikasi hingga Mengambil Keputusan yang Lebih Disukai Tim
Cermati, Sebagai Pekerja Project-Based Status Kamu Bisa PKWT atau Freelance Tergantung Dari Sejumlah Hal Ini
Cara Mengubah Gaya Kepemimpinan dari Bos Menjadi Leader untuk Menurunkan Turnover Karyawan