Ada pula kondisi di mana Gantt Chart malah bikin repot, misalnya:
• Masih tahap awal (discovery)
Kalau project-nya saja belum jelas, bikin Gantt Chart cuma bikin kerja dua kali. Nanti pasti dirombak lagi.
• Lagi fokus ke biaya atau scope
Gantt Chart kuat di timeline, tapi lemah di detail kayak budget atau ruang lingkup kerja. Biasanya butuh tools lain buat itu.
Gantt Chart juga kurang cocok untuk tugas-tugas lain seperti analisis masalah, biaya, atau ide awal project. Untuk tugas-tugas ini lebih baik kamu memakai aplikasi project management lain.
Tapi itu enggak masalah, karena pada kenyataannya orang jarang cuma pakai satu alat saja untuk mengelola project. Kamu bisa memakai beberapa alat sekaligus sesuai kebutuhan.
Artikel Terkait
Perbedaan Bos dan Leader, dari Cara Berkomunikasi hingga Mengambil Keputusan yang Lebih Disukai Tim
Cara Mengubah Gaya Kepemimpinan dari Bos Menjadi Leader untuk Menurunkan Turnover Karyawan
Buat yang Berusia 20-40 Tahun, Ini 8 Kota Terbaik Dunia untuk Tinggali, Tak Ada Jakarta
'Ganteng Ganteng Genteng: Kontes Otot Paling Viral' Terinspirasi dari Lomba Binaraga di Majalengka
Pengadilan Tiongkok Tegaskan Perusahaan Tidak Boleh Memecat Karyawan Hanya Karena AI Lebih Murah
Bos Nvidia Bilang, Biaya Operasional AI Lebih Mahal daripada Membayar Gaji Karyawan
Ini Rahasia Keberhasilan Ketika Perubahan Dimulai Dari Yang Kecil Dalam Strategi Start Small Lean Six Sigma