Mengenal One on One Meeting, Apa yang Perlu Dibahas dan Seberapa Sering Harus Dilakukan?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 16 Juni 2026 | 14:21 WIB
Ilustrasi: One-on-one meeting perlu dilakukan secara rutin untuk memberikan masukan jujur (feedback) langsung terkait performa kerja.  (Unsplash/Vitaly Gariev)
Ilustrasi: One-on-one meeting perlu dilakukan secara rutin untuk memberikan masukan jujur (feedback) langsung terkait performa kerja. (Unsplash/Vitaly Gariev)

1. Performa dan perkembangan kerja

Bahas apa saja yang sudah kamu selesaikan sejak pertemuan terakhir, bagaimana perkembangan proyek tersebut, dan apakah kamu merasa kinerjamu sudah mencapai target. Kalau belum, kamu bisa menawarkan solusi atau justru minta masukan.

2. Beban kerja dan skala prioritas

Apakah beban kerja kamu saat ini masih masuk akal atau sudah bikin stres? Kamu bisa minta atasan membantu memetakan prioritas utama yang sejalan dengan target perusahaan. Jika ada proyek-proyek lagi ke depannya, bahas juga supaya kamu bisa siap-siap membuat perencanaan yang matang.

Baca Juga: Buat Gen Z Work Life Balance Sudah Kuno, Kini Selamat Datang Era Work Life Integration

3. Tantangan dan hambatan

Kalau kamu memimpin tim, jangan biarkan tim kamu pusing sendirian. Tanyakan apa kesulitan yang lagi mereka hadapi. Kalau ada kerjaan yang mandek karena masalah birokrasi atau keterbatasan tim lain, cari solusinya bersama.

Ingat, kerjaan yang tertahan terus-menerus itu bisa bikin mental drop. Jadi, tawarkan bantuanmu secara nyata.

4. Feedback dan apresiasi

Ini waktu yang pas buat kasih pujian atas kerja keras tim kamu. Sampaikan apresiasi untuk proyek yang sukses atau kontribusi mereka yang berdampak besar buat tim. Berikan kritik dan saran supaya tim kamu tahu arah pengembangan diri ke depannya.

Baca Juga: 7 Tanda Anda Sedang “Quiet Fired” di Kantor, Bukan Burnout atau Bosan Bekerja

5. Langkah selanjutnya

Sebelum mengakhiri sesi one-on-one meeting, rangkum kembali poin-poin penting yang sudah dibahas. Pastikan kamu dan atasan sepakat soal apa saja tindakan nyata (action points) yang harus dilakukan setelah pertemuan ini selesai.

Gimana? Sudah siap mendengarkan umpan balik dari anggota tim kamu minggu ini?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Indeed, Peoplehr.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X