Dari penelitian tersebut, ada 3 orang yang masih mengalami hematuria setelah lebih dari 14 hari. Ketiganya ternyata memiliki penyakit glomerulus (filter ginjal).
Artinya, mereka bertiga sudah punya masalah ginjal sebelumnya, dan hematuria mungkin tidak disebabkan oleh aktivitas lari yang intens. Namun, lari dapat membuat kelainan ginjal yang sebelumnya tidak diketahui menjadi terlihat.
Ada beberapa yang menyebabkan terjadi hematuria, seperti infeksi saluran kemih, batu ginjal, infeksi ginjal, cedera, dan sebagainya. Untuk bisa memastikan apa penyebabnya, memang perlu analisis urine.
Namuh, untuk kasus yang hematuria karena olah raga dengan intensitas tinggi, tidak perlu khawatir berlebihan. Apalagi jika gejalanya segera hilang dalam waktu cepat.
Yang penting, ketika terjadi hematuria karena olah raga, sebaiknya intensitas olah raga dikurangi hingga benar-benar kondisi kembali seperti semula (urine kembali berwarna normal yang umumnya kekunnigan yang bening).***
Artikel Terkait
Kelak Ada Teknologi Stem Cell atau Sel Punca dari Urine atau Air Kencing atau Air Seni untuk Indonesia
Agar Terhindar Dari Dehidrasi Saat Olah Raga, Lebih Baik Minum Air Putih Atau Minuman Elektrolit?
Diam-Diam Mengintai: Pola Makan yang Bisa Merusak Ginjal di Usia Muda
Mindful Running: Ternyata Lari Bisa Menjadi Sesi Meditasi Penurun Stres
Kaki Terasa Sakit Setelah Lari? Cedera Shin Splints atau DOMS, Ya? Begini Perbedaan Keduanya!
Ada 3 Manfaat Utama Saat Melakukan Olah Raga Bersama Pasangan yang Wajib Kamu Ketahui!