Banyak Kopilot di Amerika Enggan Naik Jabatan Jadi Kapten Pilot, Alasannya Tak Terduga!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 27 Juli 2023 | 20:37 WIB
Ilustrasi: Banyak kopilot yang enggan naik jabatan jadi kapten pilot. Mau tahu alasannya? (Pexels/Rafael Cosquere)
Ilustrasi: Banyak kopilot yang enggan naik jabatan jadi kapten pilot. Mau tahu alasannya? (Pexels/Rafael Cosquere)

United telah berusaha mendorong kopilot untuk menjadi kapten junior dengan kesepakatan baru, seperti pembayaran premi, hari libur lebih banyak, serta pembatasan tugas wajib dan beberapa tugas siaga.

Namun, perjanjian tersebut masih harus diselesaikan dan disahkan.

Jadi kapten bisa pengaruhi kualitas kehidupan pribadi

CEO United Scott Kirby sebelumnya mengatakan bahwa kesepakatan itu akan memberikan peningkatan kualitas hidup yang "bermakna" bagi pilot.

Delta Air Lines dan American Airlines juga telah mencoba menangani keluhan kehidupan kerja pilot dengan memberikan pembayaran premi dan pembatasan perjalanan empat atau lima hari dalam kontrak pilot baru.

Baca Juga: Senang Sudah Berhenti Bekerja, tapi Sedih Melihat Teman Naik Jabatan di Perusahaan Impian?

Beberapa pilot di United mengatakan kepada Reuters bahwa kopilot menolak promosi jabatan. Sebab, menjadi kapten junior disebut memiliki lebih banyak risiko yang akan mengganggu kehidupan pribadi mereka.

Di bawah aturan kerja saat ini, para pilot mengatakan bahwa mereka bisa dipaksa untuk menerima penugasan pada hari libur. Perjalanan pun bisa diubah atau diperpanjang "sesuai keinginan".

Senioritas bisa memberi pilot kepastian jadwal karena memungkinkan mereka memilih dan bertukar perjalanan, serta merencanakan liburan.

Namun, perubahan dalam kategori pekerjaan atau pangkalan maskapai atau peralatan yang mereka terbangkan dapat memengaruhi senioritas mereka.

Gaji seorang kapten memang lebih baik, tetapi pilot junior menghadapi risiko lebih besar, seperti mendapatkan jadwal terbang yang tidak dapat diprediksi, lebih banyak tugas panggilan, dan pemanggilan tugas dalam waktu singkat.

Manjadi kapten akan meningkatkan gaji Phil sebesar 40%, tetapi pilot berusia 48 tahun itu mengatakan dampak kenaikan gaji lebih besar daripada jumlah gajinya.

"Jika saya melakukan itu, bisa-bisa saya bercerai dan hanya bisa melihat anak-anak saya setiap akhir pekan," kilah ayah tiga anak kecil ini.

Baca Juga: Punya Performa Bagus di Kantor, Tapi Kenapa Kamu Tidak Juga Naik Jabatan?

Greg Sumner termasuk pilot yang pernah merasakannya. Laki-laki 50 tahun itu pindah kembali ke kursi kopilot setelah menghabiskan dua tahun sebagai kapten junior.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Economic Times

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X