Trik Bekerja Lebih Produktif dengan Metode 3-3-3. Bagaimana Cara Melakukannya?

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Senin, 21 Agustus 2023 | 10:00 WIB
Ilustrasi: Langkah terakhir dari metode 3-3-3 adalah, melakukan tiga tugas "kurang penting", seperti menjawab email, atau brainstorming tentang rencana kegiatan kantor. (Freepik/Tirachardz)
Ilustrasi: Langkah terakhir dari metode 3-3-3 adalah, melakukan tiga tugas "kurang penting", seperti menjawab email, atau brainstorming tentang rencana kegiatan kantor. (Freepik/Tirachardz)

PejuangKantoran.com - Terkadang, menentukan pekerjaan mana yang harus memiliki waktu dan fokus lebih darimu, membutuhkan energi besar untuk melakukannya. Bahkan, hal ini justru bisa menghabiskan waktumu.

Namun, meskipun kamu sudah tahu tugas apa yang harus diselesaikan, kamu juga masih perlu memikirkan cara memprioritaskannya.

Itulah sebabnya kamu harus memiliki trik agar bisa bekerja lebih produktif. Salah satunya adalah dengan metode 3-3-3. Ini penjelasannya.

Baca Juga: The Last of Us Season 2 Mulai Casting Pemeran Abby, Kapan Bakal Mulai Tayang?

Apa itu metode 3-3-3?

Teknik ini berasal dari Oliver Burkeman, penulis “Four Thousand Weeks: Time Management for Mortals”.

Dia menganjurkan untuk merencanakan setiap hari bekerja dengan model 3-3-3, yaitu sebagai berikut:

  • Mencurahkan waktu tiga jam pertama untuk mengerjakan proyek terpenting secara mendalam.
  • Selanjutnya, selesaikan tiga tugas mendesak lainnya yang tidak membutuhkan fokus selama tiga jam.
  • Terakhir, lakukan tiga tugas "kurang penting", seperti membersihkan atau menjawab email dan menjadwalkan pekerjaan lain.

Mengapa metode 3-3-3 ini bisa berhasil?

Hal yang membedakan metode ini dengan metode peretasan produktivitas lainnya adalah tiga jam pertama yang kamu lakukan.

Dengan memfokuskan diri di tiga jam pertama bekerja dengan melakukan pekerjaan yang paling penting (menurutmu), bisa membuatmu segar, fokus, dan lebih mungkin untuk melakukan pekerjaan berikutnya tanpa terganggu.

Baca Juga: Kaws Holiday Terbesar di Dunia Mampir Ke Prambanan!

Jauhkan tiga jam pertama itu dari email, teks, obrolan, atau tugas “tidak penting” lainnya. Lakukan kemampuan terbaikmu untuk menyelesaikan tugas penting ini dalam waktu tiga jam tersebut.

Setelah berhasil menyelesaikan pekerjaan berat di awal, kamu akan menghasilkan produktivitas besar di sisa hari.

Dalam waktu tiga jam tersebut, kamu akan mencapai banyak hal—dengan catatan jika berkomitmen melakukannya. Namun, kamu tidak bisa tetap fokus selamanya dan tidak dapat bertahan dalam pola pikir itu dalam waktu lama.

Kamu mungkin akan kehilangan fokus setelah tiga jam. Nah, saat itulah kamu mulai melakukan pekerjaan lain yang mudah sehingga kamu dapat tetap produktif bahkan saat beralih ke tanggung jawab yang tidak terlalu menuntut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Lifehack

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X