Saat menulis catatan dengan font yang tidak biasa, kamu harus berhenti dan fokus pada kosakata tertentu untuk membacanya, tidak seperti saat kamu membaca catatan yang menggunakan font Time New Roman.
Namun, penulis studi tetap memperingatkan agar tidak menggunakan font yang terlalu sulit dibaca karena hal itu akan membuat seluruh upaya menjadi sia-sia.
Font seperti Pacifico dan Monotype Corsiva, cukup unik sehingga memerlukan sedikit usaha lebih tanpa membuat kita frustrasi.
Jangan fokus pada font yang lebih besar untuk mengingat
Meskipun jenis font terbukti sedikit berpengaruh dalam hal penyimpanan informasi, ada juga gagasan yang disebut “efek ukuran font”.
Menurut menurut para peneliti, ini adalah ilusi metamemori saat tulisan dengan font yang lebih besar menghasilkan penilaian pembelajaran yang lebih tinggi.
Namun, ingatannya tidak lebih baik dibandingkan dengan tulisan dengan font yang lebih kecil.
Sebuah jurnal menemukan bahwa penilaian pembelajaran dan akurasi memori lebih tinggi setelah orang membaca item dengan font yang lebih besar, tetapi hal tersebut selalu dibandingkan ketika mereka membaca item dengan font yang lebih kecil.
Pada dasarnya, jika kamu memiliki catatan dengan beberapa tulisan menggunakan font yang lebih besar daripada yang lain, kamu mungkin jadi lebih mampu mengingat apa pun yang diketik dengan font yang lebih besar.
Baca Juga: Ingin Bekerja dengan Budaya Kerja yang Kuat, Pastikan 6 Core Values Ini Ada di Tempat Kerja!
Namun, jika kamu membuat seluruh dokumen dengan font berukuran lebih besar, itu tidak akan terlalu membantu karena semuanya menjadi terlihat sama.
Kurangi fokus pada ukuran font dan ingatlah bahwa font apa pun yang kamu gunakan, teknik belajar, tingkat stres, jumlah waktu belajar, dan lingkungan juga akan berperan.
Jadi, mengubah catatan ke Monotype Corsiva tidak akan membuatmu jadi lebih mengingat apa yang dicatat karena ini hanyalah satu faktor kecil. (Elga Windasari)