kubikel

Mau Lancar Menjawab Wawancara untuk Seleksi Beasiswa LPDP? Pelajari Visi dan Misinya!

Senin, 2 Oktober 2023 | 12:07 WIB
Wawancara dari Seleksi Substansi Beasiswa LPDP merupakan tahapan yang paling ditakuti. Ini trik menjawab pertanyaan wawancara LPDP. (lpdp.kemenkeu.go.id)

“Nah, sekarang kamu sudah bisa jelasin dengan konkret bahwa kamu bisa menjadi expert dengan gelar dari universitas internasional yang memiliki goals untuk mengembangkan UMKM di Indonesia, yang jelas-jelas berkontribusi terhadap kesejahteraan perekonomian Indonesia,” saran Eva.

Perhatikan juga misinya

Setelah bisa mengaitkan visi lembaga pemberi beasiswa dengan jurusan yang akan dituju, jangan lupa juga untuk memerhatikan misinya.

Hal ini bisa membuat jawaban yang kamu berikan saat wawancara menjadi sinyal bahwa kamu awardee yang sempurna untuk mereka.

CEO & Co-Founder Myvizier ini mengatakan, “Yuk, kita scroll lagi website LPDP buat nemuin apa sih misinya mereka. Kita bisa ambil beberapa keyword terkait dengan awardee harapan mereka, yaitu orang dengan kualitas leadership, mereka yang profesional, tertarik dengan riset strategis maupun riset inovatif.”

Jadi, saat menulis essay dan wawancara, jangan lupa untuk meng-highlight kemampuan leadership-mu. Khususnya untuk kamu yang punya ketertarikan terhadap riset.

Jangan terbawa emosi saat wawancara LPDP

Saat melakukan tahapan seleksi wawancara, beberapa kriteria utama yang dicari oleh LDPD dari awardee-nya adalah mereka yang memiliki pola pikir strategis, tangguh, dan percaya diri.

Baca Juga: 7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Pelamar tentang Beasiswa Chevening

Bagaimana semua kriteria itu bisa terlihat saat wawancara? Salah satu caranya adalah dengan memberikan pertanyaan bersifat pressure dan urgency.

“Apakah dengan ditambahnya pressure dan urgency, jawaban kamu masih konsisten atau tidak. Kalau mulai ada pertanyaan yang mengundang emosi, segera tarik nafas, kemudian baru jawab pertanyaannya,” Eva memberikan saran.

Kamu bisa mengawalinya dengan mengatakan,” Baik, terima kasih Ibu dan Bapak atas pertanyaannya”. Setelah itu jawab dengan jawaban yang logis dan konkret.

Eva juga mengingatkan untuk menjawab dengan menggunakan intonasi yang percaya diri. Lalu, ingatlah bahwa ini merupakan metode sebuah tes dan tidak ada maksud menyerangmu secara personal. (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini