kubikel

Jangan Takut Perubahan dalam Hidup Kalau Kamu Mau Berhasil dalam Karier di 2024, Semangat Yuk!

Jumat, 12 Januari 2024 | 10:00 WIB
Ilustrasi: Bagaimana cara menyampaikan bahwa karyawan belum siap dipromosikan, tanpa membuatnya kehilangan harapan? (Freepik/Creative Art)

PejuangKantoran.com - Dalam hidup perubahan adalah hal yang biasa terjadi. Perubahan adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari dan bisa sewaktu-waktu dihadapi setiap saat dalam hidup. 

Bagi beberapa orang, perubahan seringkali terasa menakutkan. Terutama jika berurusan dengan perubahan alam pekerjaan. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan beberapa langkah penyesuaian, baik dalam kehidupan personal maupun profesional.

Kenapa perubahan bisa membuat orang jadi cemas? Menurut ahli saraf Dean Burnett 1 , secara alamiah, otak manusia tidak menyukai ketidakpastian akibat perubahan dan segala sesuatu yang tidak pasti berpotensi menjadi ancaman.

Baca Juga: Jangan Sedih Kak, 14% Karyawan Mengaku Tidak Pernah Dipromosikan untuk Naik Jabatan!

Penelitian yang dipublikasikan di Nature Communications 2 menunjukkan bahwa orang sebenarnya mengalami lebih banyak stres akibat ketidakpastian ini dibandingkan dengan perubahan itu sendiri.

Dalam dunia pekerjaan, perubahan merupakan hal yang biasa terjadi seperti perubahan kepemimpinan atau kebijakan perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk bisa menavigasi perubahan tersebut agar bisa melewatinya dengan baik.

Lalu bagaimana caranya menavigasi perubahan? Analisa Widyaningrum, seorang Psikolog Klinis yang ditemui pada sesi NgobrAZ (Ngobrol bareng Allianz Citizens), perubahan dapat dinavigasi dengan cerdas secara emosi. Kemampuan untuk mengolah emosi inilah yang dapat membantu kita melewati segala tantangan yangdihadapi dalam pekerjaan.

“Kecerdasan emosional adalah kemampuan manusia mengenali dan memahami emosinya lalu menggunakannya untuk mengelola diri sendiri dan hubungannya dengan orang lain. Mengolah hati dan perasaan memang bukan perkara mudah."

Baca Juga: Pangeran Abdul Mateen, Bujangan Paling Diidamkan di Asia, Menikah! Hotel di Brunei Penuh Dipesan Sejak Oktober

"Banyak hal yang tidak bisa dikendalikan yang dapat membuat seseorang tidak nyaman terhadap perubahan, namun bukan berarti membuat seseorang tersebut tidak kompeten. Penting bagi kita untuk memahami level kecerdasan emosi supaya kita bisa mengontrol perasaan dengan lebih baik,” kata Analisa.

Kecerdasan emosi sangat penting dalam dunia kerja karena dapat meningkatkan kolaborasi/teamwork. Karyawan juga mampu mengelola stress, tangguh menghadapi tantangan dan mengatasi ketidakpastian secara efisien.

Sehingga kinerja menjadi lebih produktif, pencapaian target meningkat, dan bisa berkontribusi positif terhadap budaya perusahaan.

Level kecerdasan emosi seseorang dapat terasa saat bekerja bersama orang tersebut. Bekerja dengan orang yang level kecerdasan emosinya tinggi, kita akan merasa lebih nyaman, tenang dan percaya diri. Hal ini dikarenakan orang tersebut memiliki kompetensi personal dan sosial yang baik.

Kompetensi personal yaitu mampu memahami emosi yang dimiliki (self-awareness) dan mampu mengendalikannya dalam situasi sulit serta tetap profesional saat bekerja (self- management). Orang yang memiliki self management yang baik, dapat mengelola perasaannya untuk tidak berlarut-larut dalam kesedihan dan kekhawatiran. Justru ia bisa menerima perubahan dengan cepat dan memikirkan langkah kedepan.

Halaman:

Tags

Terkini