kubikel

Darurat Etiket di Tempat Kerja, Karyawan Muda Jangan Hanya Mementingkan Hard Skill!

Rabu, 3 April 2024 | 19:39 WIB
Ilustrasi: Banyak karyawan Gen Z sekarang ini yang tidak paham etiket di tempat kerja. (Freepik/Yanalya)

"Ini semua tentang kecerdasan sosial. Kamu boleh saja menjadi orang terpintar di ruangan itu, namun jika EQ kamu tidak sesuai standar, mungkin kamu masih memiliki banyak hal yang harus diperbaiki," ujarnya.

Ia lalu menceritakan bagaimana Walt Bettinger, CEO Charles Schwab, yang biasa mengajak para kandidat wawancara kerja untuk makan bersama.

Baca Juga: Ternyata THR Bisa Dipakai Buat Beli Rumah Pertama Lho, Begini Caranya!

Tujuannya untuk "melihat bagaimana mereka berinteraksi di meja makan," kata Meier.

"Apakah mereka memperlakukan pramusaji dengan baik? Karena jika tidak, begitulah cara mereka memperlakukan tim mereka.

"Apakah mereka dapat menyantap makanan dengan benar dan penuh hormat kepada orang lain di sekitar meja? Karena begitulah cara mereka akan makan di depan klien. Itulah ujiannya," katanya.

Melakukan kontak mata

Meier mengatakan, bukan hanya pelanggaran yang terlihat jelas seperti makan siang yang beraroma tajam dan berpakaian terlalu santai.

Baca Juga: Garmin Buka Lowongan Kerja Marketing Communications Manager buat Penyuka Gaya Hidup Aktif

Beberapa perusahaan besar, termasuk KPMG dan Deloitte, mengatakan bahwa karyawan baru mereka juga tidak memiliki soft skill yang penting karena harus kuliah online saat di perguruan tinggi.

Mereka juga cenderung tidak melakukan kontak mata, sulit bekerjasama dengan rekan kerja di kantor, dan tidak paham cara melakukan presentasi secara langsung.

"Ada beberapa praktik dan standar bisnis yang akan tetap menjadi praktik dan standar bisnis di industri tertentu, dan Gen Z harus menyesuaikan diri dengan beberapa di antaranya untuk bisa sukses di bidang-bidang tertentu," tutup Meier.

Halaman:

Tags

Terkini