kubikel

7 Kebiasaan untuk Menyelamatkan Produktivitas Anda Saat Libur Panjang Lebaran

Jumat, 5 April 2024 | 20:57 WIB
ilustrasi kerja (Freepik)

Baca Juga: Yang Mau Jadi Anak BUMN, Ini Lowongan Kerja Jadi Staf Desain Grafis di Damri

Rencanakan ke depan

Ketika pelanggan membentuk garis keluar, jangan mengubah kesempatan untuk meningkatkan keuntungan menjadi apa yang saya sebut "kutukan terbalik".

Daripada terburu-buru memenuhi permintaan yang meningkat selama liburan, pilihan terbaik Anda adalah membuat rencana terlebih dahulu. Menurut pakar HR Peggy Isaacson, sebelum menjadi sangat gila, sebaiknya Anda melihat kembali permasalahan yang Anda temui sebelumnya:

"Apa saja kendala yang terjadi tahun lalu? Apakah Anda kekurangan tenaga karena terlalu banyak orang yang mengambil cuti? Apa yang dikeluhkan pelanggan Anda? tentang?"

Stres terkadang bisa menjadi hal yang baik

Kabar baiknya adalah sebagian dari stres Anda yang berhubungan dengan liburan sebenarnya dapat dimanfaatkan menjadi produktivitas, menurut para ahli di Harvard Business Review. Mereka berpendapat bahwa stres sebenarnya memiliki beberapa efek samping yang meningkatkan produktivitas, seperti meningkatkan kemampuan belajar Anda dalam waktu singkat.

Kuncinya di sini adalah membiasakan diri untuk membingkai ulang stres--dan melihatnya sebagai penambah kinerja yang baik, bukan sebagai hal yang negatif. Hal ini dikenal sebagai "kemajuan psikologis", dan atlet mana pun yang tampil di bawah tekanan pasti mengetahui manfaatnya.

Baca Juga: Tugas dan Tanggung Jawab Compliance Officer, dan Skills yang Dibutuhkan untuk Menerapkan Kepatuhan

 

Terus bergerak

Ternyata, olahraga bisa menjadi satu hal yang tidak boleh Anda lewatkan selama liburan, yang sering kali bisa sangat membuat stres (seperti Paman Henry yang membicarakan politik di Malam Natal). Jika Anda tidak ingin datang ke CrossFit karena belanja di menit-menit terakhir, cobalah berjalan-jalan saat istirahat makan siang atau bahkan berada di lantai dansa lebih lama di pesta liburan kerja. Otak Anda, dan tingkat stres Anda, akan sangat berterima kasih atas serotonin yang diterimanya.

Saatnya mengucapkan, 'selamat malam'...

Dalam beberapa minggu ke depan, karena akan banyak perayaan, coba gunakan frasa 'selamat malam', daripada 'satu jam lagi', 'satu minuman lagi', atau 'Saya akan tidur di akhir pekan'.

Jadwal, pola makan, dan kebiasaan sehari-hari kita sudah sangat kacau selama liburan, sehingga hal paling tidak yang dapat kita lakukan untuk tubuh kita (yang sangat bermanfaat bagi kita) adalah dengan tidur.

Halaman:

Tags

Terkini