"Itu belum tentu adil, tetapi terkadang memang terjadi,” ujar Alison.
Alasan tidak masuk kerja
Mengenai kucing Aniek, Alison mengatakan bahwa pengusaha tidak selalu menganggap harus merawat kucing yang sakit sebagai alasan tidak masuk kerja yang sah.
Baca Juga: BRI Sabet Penghargaan Top CEO 2024 dan Bankers of the Year 2024 dari Ajang Leader Future Forum
Itulah sebabnya survei tahun 2019 menemukan bahwa 1 dari 4 pemilik hewan peliharaan telah berbohong kepada atasan mereka tentang alasan tidak masuk kerja karena hewan peliharaan mereka.
“Menolak melakukan perjalanan kerja untuk merawat hewan peliharaan tidak dianggap (sama) seperti menolak karena mengasuh anak.
"Jika kamu mengatakan, 'Saya orang tua tunggal dari seorang balita dan tidak dapat bepergian lebih dari sekali atau dua kali setahun', kemungkinan besar akan dianggap berbeda,” tulisnya.
“Kita dapat berdebat apakah itu seharusnya terjadi atau tidak, tetapi itulah kenyataan di banyak kantor.”
"Saya rasa kamu tidak bisa menganggap remeh bahwa mereka akan menerima 'Saya tidak bisa bepergian sama sekali (atau sering) karena kucing saya' untuk pekerjaan yang sejak awal mereka katakan akan melibatkan perjalanan."
Alison berempati dengan Aniek dan mencatat bahwa situasinya bukan salahnya, tetapi dia menyarankan untuk berbicara dengan bosnya tentang apa saja yang menjadi harapannya.
Meskipun setiap perusahaan memiliki kebijakan berbeda mengenai tidak masuk kerja atau acara terkait pekerjaan untuk merawat hewan peliharaan yang sakit, keputusan akhirnya ada di tangan pemilik hewan peliharaan.
Baca Juga: Seruuu... Meta AI di WhatsApp Tak Hanya Bisa untuk Chat, tapi Juga Bertanya dan Mengedit Foto
Selain itu, ada faktor penting yang perlu dipertimbangkan, seperti:
• Berapa banyak waktu cuti berbayar yang tersisa?
• Apakah kamu bisa mengambil cuti tidak berbayar?
• Apakah mungkin untuk menyewa pengasuh untuk merawat kucing saat kamu bekerja?
• Apakah perusahaan mengizinkan kamu untuk bekerja dari rumah?
• Apakah kamu bisa dipecat karena banyaknya pekerjaan yang kamu lewatkan untuk merawat hewan piaraan kamu?
Jalan keluarnya kemungkinan besar tergantung pada budaya perusahaan dan kemampuan kamu untuk mengambil cuti yang masih ada untuk merawat kucing yang sakit.