• Meningkatkan motivasi: Karyawan yang merasa dihargai cenderung lebih termotivasi.
• Membangun hubungan baik: Memahami rekan kerja menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan harmonis.
• Meningkatkan produktivitas: Karyawan yang dihargai bekerja lebih efisien.
"Penghargaan membantu anggota tim dalam suatu organisasi bekerja sama lebih kooperatif dan membantu mereka mencapai tujuan mereka dengan lebih efisien," ujar White.
Baca Juga: Apakah Gaji Ke-13 dan Bonus Bisa Bikin Karyawan Merasa Puas Bekerja di Perusahaan?
Dalam sebuah studi tahun 2012 oleh American Psychological Association, para peneliti menemukan bahwa 93% karyawan yang merasa dihargai mengatakan bahwa mereka termotivasi untuk melakukan yang terbaik di tempat kerja, dan 88% melaporkan merasa terlibat.
Di antara kelompok itu, hanya 21% yang berencana mencari pekerjaan baru pada tahun mendatang.
Bagaimana mengetahui bahasa apresiasi rekan kerja?
• Observasi: Perhatikan bagaimana mereka mengekspresikan penghargaan kepada orang lain. Biasanya, cara mereka memberi apresiasi mencerminkan preferensi mereka sendiri.
• Diskusi terbuka: Ajak bicara tentang cara mereka merasa dihargai. Obrolan blak-blakan seperti ini dapat memperkuat hubungan kerja.
• Perhatikan reaksinya: Amati respons mereka terhadap berbagai bentuk penghargaan untuk memahami preferensi mereka.
Menerapkan love language di tempat kerja
Baca Juga: Lowongan Kerja Tim Konsultan Kementerian Ketenagakerjaan untuk Program LISTRAF
Jika kamu sudah mengetahui konsepnya, kini saatnya kamu bisa menerapkan love language di tempat kerja, misalnya:
• Kata-kata afirmasi: Berikan pujian tulus atas pekerjaan yang sudah dilakukan dengan baik. Misalnya, "Presentasimu tadi sangat informatif dan menarik."
• Waktu berkualitas: Luangkan waktu untuk mendengarkan sharing dari rekan kerja sambil ngopi atau makan siang.
• Berikan reward: Berikan hadiah kecil sebagai tanda terima kasih, seperti tumbler, lanyard, atau voucher kursus di tempat yang diinginkan.