Apa solusinya?
- Dengarkan semua anggota tim dengan aktif, ajukan pertanyaan, dan hargai masukan dari mereka.
- Ciptakan lingkungan yang mendukung keterbukaan sehingga semua anggota tim merasa aman untuk menyampaikan ide tanpa takut disalahkan.
- Bersikap fleksibel terhadap perubahan dan sesuaikan strategi jika ada cara yang lebih baik.
- Jangan malu untuk terus mengembangkan diri melalui mentoring, membaca, dan refleksi diri, bahkan belajar dari anggota tim.
Dengan berani melakukan itu semua, diharapkan pemimpin muda akan bisa memimpin dengan lebih baik lagi. (Elga Windasari)