Untuk itu, saya mengusulkan agar anggaran pemasaran kami diperketat untuk mencapai target yang tinggi pada kuartal tersebut.”
2. Jelaskan langkah yang diambil untuk mengatasi tantangan dan alasannya
Selanjutnya, jelaskan langkah-langkah yang kamu ambil untuk mengatasi masalah agar bisa menemukan solusi yang nyata.
Baca Juga: BRI Fokus Kembangkan Talenta Muda Indonesia Lewat Liga Kompas U-14 untuk Gothia Cup 2025
Di sinilah kamu bisa memamerkan solusi kreatif dan proaktif dalam bentuk tindakan. Berikut contohnya:
“Untuk mengatasi kelebihan pembayaran ini, saya memeriksa semua pekerjaan freelance yang kami berikan dalam enam bulan terakhir. Saya melihat bahwa pekerjaan freelancer tertentu mengungguli yang lain dengan selisih yang besar.
Jadi, saya membuat laporan untuk menunjukkan kepada manajer, freelancer mana yang berkinerja terbaik.”
3. Akhiri dengan rincian hasil yang positif
Baca Juga: Jadi People Pleaser di Kantor Bisa Bikin Kamu Burnout, Ini Cara untuk Menghentikannya!
Terakhir, kamu bisa merinci hasil dan semua dampak positifnya. Jika ingin menambahkan sedikit sentuhan ekstra, kamu dapat menambahkan satu atau dua kalimat tentang apa yang akan terjadi tanpa solusi dari kamu.
Contoh:
“Dengan laporan tersebut, saya membuat rencana untuk mempekerjakan freelancer dengan performa terbaik yang akrab dengan tugas-tugasnya. Cara ini sangat membantu inisiatif pemasaran, bahkan mampu mengurangi anggaran pemasaran sebesar 22%.”
Itulah cara menjawab pertanyaan mengenai tantangan dalam bekerja saat wawancara kerja. Semoga bisa membantu kamu menjawab lebih lancar, ya. (Elga Windasari)