3 Cara Menjawab Pertanyaan tentang Kemampuan Mengatasi Konflik di Tempat Kerja saat Wawancara

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 7 Maret 2025 | 09:05 WIB
Ilustrasi: Ada 3 cara menjawab pertanyaan tentang kemampuan mengatasi konflik saat wawancara kerja. (Freepik/Kate Mangostar)
Ilustrasi: Ada 3 cara menjawab pertanyaan tentang kemampuan mengatasi konflik saat wawancara kerja. (Freepik/Kate Mangostar)

PejuangKantoran.com - Memiliki kemampuan mengatasi konflik menjadi hal yang akan ditanyakan calon pemberi kerja saat wawancara kerja.

Jika kamu terlihat tidak proaktif dalam mencari solusi, manajer perekrutan mungkin akan bertanya-tanya apakah kamu cocok untuk posisi yang kamu lamar.

Itulah sebabnya cara menjawab pertanyaan yang tepat mengenai kemampuan mengatasi konflik di tempat kerja sebelumnya sangat penting.

Baca Juga: Siapa Bilang Jenjang Karir Harus Selalu Ke Atas? Jangan Takut Cari Pekerjaan Baru!

Alasan pewawancara mengajukan pertanyaan

Pertama, perekrut dan pewawancara ingin mengukur kemampuan interpersonal kamu dalam menghadapi konflik di tempat kerja.

Lalu, dari pertanyaan mereka kamu juga bisa mendapatkan banyak informasi, termasuk bagaimana kamu mengatasi tantangan, kemampuan pemecahan masalah yang kamu miliki, dan seberapa tangguh diri kamu dalam menghadapi kesulitan.

Selain itu, mereka juga akan belajar mengenai keterampilan interpersonal dan komunikasi yang kamu miliki, serta seberapa baik kamu dapat menerima feedback

Cara menjawab yang terbaik

Berikut ini adalah metode tiga langkah untuk menggambarkan tantangan atau konflik yang telah kamu atasi. Gunakan sebagai cara menjawab pertanyaan tentang kemampuan mengatasi konflik saat wawancara kerja:

Baca Juga: Career River dan Career Jungle Gym, Cara yang Lebih Fleksibel untuk Menjalani Karir Kamu

1. Jelaskan tantangan dan apa yang dipertaruhkan

Jelaskan tantangan yang kamu hadapi. Jika konfliknya tidak terlalu jelas, jelaskan bagaimana kamu menyadari masalah tersebut. Terakhir, jelaskan apa yang mungkin dipertaruhkan jika masalah terus berlanjut. 

Contoh:

“Di pekerjaan sebelumnya, saya menyadari bahwa anggaran untuk pekerjaan freelance kami tidak digunakan dengan baik. Ini mengakibatkan puluhan jam lembur lebih banyak setiap minggunya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Career Contessa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X