Pejuangkantoran.com - Tak semua orang di tempat kerja bisa mengendalikan mulutnya. Ada saja rekan kerja yang memberikan komentar yang menyakiti perasaan di tempat kerja, omongannya walaupun benar tapi "nyelekit".
Menurut laporan Lean In dan McKinsey baru yang dirilis, sebagian besar karyawan percaya bahwa ada cara yang benar-benar jitu bagaimana cara perusahaan menangani hal tersebut.
Padahal, ini dapat memengaruhi perasaan aman karyawan lainnya. Sejumlah komentar yang diucapkan seseorang dianggap normal, padahal yang dilakukannya itu tidak tepat.
Contoh kalimat yang merendahkan
Pelatih karir Becca Carnahan mengatakan bahwa melontarkan kalimat yang merendahkan di tempat kerja biasanya berasal dari tiga tempat.
Pertama, karena tidak menyadari bagaimana gaya komunikasi diri berdampak pada orang lain. Kedua, frustrasi yang membuat dirinya menjadi pasif agresif. Ketiga, keinginan untuk mengangkat diri.
Baca Juga: Perbedaan Introvert dan Ekstrovert saat Wawancara Kerja: Kapan Harus Diam dan Kapan Harus Bicara?
Berikut adalah kalimat merendahkan yang mungkin tidak disadari dan bisa berarti meremehkan orang lain.
- “Sorry deh kalau kamu merasa seperti itu.”
Ini adalah kalimat yang terkesan memberikan empati, padahal tidak sama sekali.
Tessa West, profesor psikologi di Universitas New York, ini sebenarnya tidak membuat pendengarnya merasa bahwa emosinya divalidasi atau bahkan dimengerti.
Lagipula, West mengatakan bahwa ini adalah kalimat yang digunakan orang tua pada anak balitanya saat sedang tantrum. Padahal, orang dewasa tidak suka diperlakukan seperti balita.
- “Kita sudah pernah coba, tapi nggak berhasil.”
Versi apa pun dari kalimat ini adalah hal yang umum untuk didengar, tetapi ini bisa mengabaikan perspektif dari orang yang memberikan saran, Terutama jika sarannya berasal dari anggota tim baru.
"Alih-alih langsung menutup ide karena hal serupa telah dilakukan sebelumnya, lebih baik cari tahu terlebih dahulu untuk mendapatkan konteks yang nyata," jelas Carnahan.
Saat rekan kerja memberikan saran yang sudah pernah dilakukan, lebih mengatakan seperti ini: