Kesuksesan di tempat kerja bukan hanya tentang hasil kerja dan metrik, melainkan juga tentang budaya perusahaan, pembinaan karyawan, investasi dalam pengembangan profesional, dan lingkungan kerja yang sehat.
Karyawan dengan soft skills sangat penting untuk membangun kesuksesan tersebut. Perusahaan saat ini sudah sangat peduli dengan cara karyawan menyesuaikan diri dan meningkatkan dinamika kelompok.
Soft skills bahkan lebih penting lagi di tingkat manajer dan eksekutif, karena kurangnya pengembangan profesional serta kesempatan untuk meningkatkan karier adalah alasan utama karyawan berhenti.
Baca Juga: 5 Cara Mudah Membuat CV Modern di Google Docs, Gampang Nggak Pakai Ribet!
Apa sebutan lain untuk soft skills?
Pemberi kerja dapat menggunakan istilah yang berbeda untuk menyebut soft skills. Istilah lain yang mengindikasikan bahwa pemberi kerja sedang berbicara tentang hal tersebut adalah:
• Core competencies atau kompetensi inti
• Human skills atau keterampilan manusia
• Interpersonal abilities atau kemampuan interpersonal
• Non-technical skills atau keterampilan nonteknis
• People-oriented skills atau keterampilan yang berorientasi pada orang
• Professional skills atau keterampilan profesional
Intinya, jika keterampilan yang dimaksud dapat diterapkan di hampir semua peran di industri apa pun, dan bahkan bisa juga digunakan di luar tempat kerja, kemungkinan besar itu adalah soft skills.