PejuangKantoran.com - Meski banyak yang menyadari pentingnya soft skills, tetapi mungkin masih banyak pelamar yang belum mencantumkan soft skills di CV karena beberapa alasan.
Pelamar mungkin kesulitan untuk mengukurnya, percaya bahwa soft skills kurang berdampak dibandingkan dengan keterampilan teknis, atau tidak yakin bagaimana cara terbaik untuk menampilkannya dalam CV mereka.
Selain itu, beberapa perusahaan mungkin masih memprioritaskan hard skills daripada soft skills, dan mungkin ada kurangnya pemahaman di antara pelamar mengenai nilai soft skills dalam proses lamaran kerja.
Baca Juga: Jangan Lupa Tulis Daftar Soft Skill yang Kamu Miliki di CV. Ini 8 yang Paling Utama!
Kalau hal-hal itu kami alami, cari jawaban dari beberapa pertanyaan umum mengenai penulisan soft skills di CV:
Haruskah soft skills dan hard skills dicantumkan di bagian yang sama?
Soft skills dan hard skills bisa dicantumkan dalam daftar keterampilan utama yang sama, tetapi akan lebih baik jika dipisah.
Dengan begitu, kamu akan memastikan bahwa kedua keterampilan tersebut sama-sama menonjol di CV. Selain itu, juga untuk mencegah kamu mencantumkan satu daftar panjang yang memakan terlalu banyak ruang di CV.
Jika kamu memiliki lebih dari tiga keterampilan untuk setiap kategori, sebaiknya buat daftar terpisah.
Bagaimana cara perusahaan mengevaluasi soft skills?
Karena soft skills tidak dapat dikuantifikasi dengan mudah seperti hard skills, mungkin sulit bagi pemberi kerja untuk benar-benar menguji apakah kamu memiliki keterampilan yang dituliskan.
Baca Juga: Jika Tidak Diminta Memberikan Referensi dalam CV, Sebaiknya Tak Usah Lampirkan Daftar Referensi
Biasanya, pemberi kerja akan mencari buktinya lewat wawancara kerja. Di sana mereka akan memperhatikan cara kamu berinteraksi dan seberapa baik kamu mengomunikasikan jawaban selama wawancara.
Calon pemberi kerja juga dapat mengevaluasi soft skills pelamar dengan mengajukan pertanyaan tentang cara kamu mengatasi tantangan, memimpin anggota tim, atau meluruskan miskomunikasi.
Jawaban yang kamu berikan dapat memberikan wawasan berharga tentang pendekatan dan kompetensi yang kamu miliki di bidang ini.
Mengapa pemberi kerja tertarik dengan soft skills?
Artikel Terkait
7 Kalimat untuk Menyenangkan Orang Lain yang Bisa Merugikan Diri Sendiri, Ganti dengan Kalimat Lain!
Meski Kerja Jarak Jauh, Milenial dan Gen Z Harus Tetap Bangun Karier Biar Nggak Stagnan!
5 Cara Mudah Membuat CV Modern di Google Docs, Gampang Nggak Pakai Ribet!
Wajib Tahu Bagi yang Suka Travelling, Jangan Lakukan Kebiasaan Ini Saat Menggunakan Toilet Pesawat
9 Saran Mekanik dalam Merawat Mobil Pribadi, Salah Satunya Jangan Pakai Suku Cadang Second!
Ini Alasan Kenapa Pemeran Utama Waktu Maghrib 2 Dipercayakan Sidharta Tata pada Aktris Cilik Anantya Kirana
Bahas Soal Langkah ASEAN Ke Depan, Prabowo Disebut Seskab Teddy Indra Wijaya Dukung Papua Nugini Gabung ASEAN