kubikel

Mengenal Pekerjaan Intimacy Coordinator yang Mulai Diperlukan dalam Sebuah Produksi Film

Kamis, 5 Juni 2025 | 17:16 WIB
Untuk melakukan berbagai adegan intim dalam film Gowok: Kamasutra Jawa, dibutuhkan peran intimacy coordinator. (IMDb)

“Sebagai contoh, mbak Lola sebagai Nyai di Gowok, di poster terlihat punggung belakangnya. Itu termasuk batasan mbak Lola. Jadi, kita tidak akan mengambil yang melebihi apa yang penonton lihat!”

Closed-set coordination

Setelah mendapat batasan dari aktor, Runny akan kembali kepada sutradara dengan memberikan semua batasan aktor. Kadang batasan ini juga didiskusikan dengan DOP (Director of Photography/Penata Kamera) supaya saat di lokasi syuting, para pemain tinggal menjadi karakternya.

Baca Juga: 3 Cara Memandang Work-Life Balance: Jangan Memaksa Melakukan Semua Hal secara Bersamaan

Runny harus memastikan batasan-batasan aktor tetap bisa dijaga dengan adanya kebutuhan-kebutuhan adegan tertentu itu.

Dari hasil diskusi, tim terkait pengharapan akan mengeluarkan treatment yang tentu saja sudah berdasarkan kesepakatan dari kedua pihak. Dari situ, daftar raiders atau permintaan yang disepakati kedua belah pihak untuk syuting dikeluarkan dan ditandatangani bersama kontrak kerja.

Selain menjadi koordinator adegan-adegan sensitif ini, IC juga bertanggung jawab untuk memastikan semua adegan intim ini dilakukan dalam set yang tertutup, atau closed-set coordination.

“Banyak di adegan Gowok: Kamasutra Jawa ini yang sudah kita sepakati hanya dihadiri oleh sedikit orang, kurang lebih enam orang. Sutradara, saya, perwakilan sound, perwakilan kamera, script continuity, dan orang make up.

"Akses dibuat dalam ring, dan itu adalah ring paling dalam,” sambungnya.

Tugasnya tidak berhenti di situ saja. Sebagai IC on set, ia juga memantau dan memastikan apa yang sudah ada dalam raiders dijalankan sesuai perjanjian.

Baca Juga: BRI Menanam – Grow & Green Pertegas Komitmen dan Konsistensi BRI Dalam Menerapkan Prinsip-Prinsip ESG

Itu sebabnya keterlibatan IC dalam sebuah produksi akan sangat panjang karena IC hadir dari pra produksi, ketika produksi, dan jika dibutuhkan, pasca produksi. Saat di set, pekerjaannya juga bukan hal yang mudah.

"Ketika di set, aku bawa tas besar yang isinya permen, tisu, tisu basah dan modesty garment, peralatan yang dipakai jika ada area tubuh yang harus ditutup ketika pengambilan gambar.

"Contohnya nipple cover, body tape, bicycle pants, kemben, dan barrier untuk adegan seks yang disimulasikan. Aku pakainya bola pilates sebagai barrier agar pada saat ada pergerakan, itu tidak benar-benar kena,” jelasnya aktris yang mengaku sangat menikmati pekerjaannya sebagai intimacy coordinator ini.

Halaman:

Tags

Terkini