Kalau kamu merasa nilai perusahaan bertentangan dengan keyakinan kamu, penting untuk memikirkan apakah kamu bisa tetap bekerja dengan hati nurani yang tenang.
Kalau kamu memilih tetap bertahan, coba bantu perusahaan pulih dengan tetap menunjukkan sikap positif. Namun, jika kamu ingin pergi, pastikan keputusanmu matang dan kamu siap menjelaskan alasannya ke keluarga atau calon atasan di masa depan.
4. Jaga diri dan cari dukungan
Di tengah situasi sulit, wajar kalau kamu merasa stres atau bingung. Ceritakan pada orang-orang yang kamu percaya seperti keluarga, sahabat, atau terapis. Namun, hindari curhat sembarangan di kantor karena bisa disalahartikan.
Ingat, kamu tidak sendirian menghadapi tempat kerja yang sedang bermasalah ini. Tetap jaga sikap, kerja dengan baik, dan ambil langkah yang sesuai dengan hati nurani kamu.
Kadang di balik krisis perusahaan, ada peluang agar kamu bisa tumbuh jadi pribadi yang lebih kuat dan bijak. Siapa tahu, hal itu akan terjadi di tempat kerja kamu berikutnya.