Pesan instan, pengingat pribadi, atau notifikasi dari media sosial yang muncul saat presentasi, bisa mengganggu jalannya rapat online dan menimbulkan kesan kurang profesional.
Mengaktifkan mode "Do Not Disturb" selama rapat berlangsung merupakan langkah yang sangat dianjurkan.
Baca Juga: Mengapa Agen +62 Kolab Bareng Cinta Laura dan Greysia Polii sebagai Produser Eksekutif?
5. Wallpaper dan latar belakang yang tidak netral
Tampilan wallpaper, baik di desktop maupun di platform meeting, bisa membentuk persepsi tertentu. Wallpaper dengan tema hiburan, kutipan pribadi, atau visual yang mencolok sering kali dianggap mengalihkan perhatian.
Lebih baik, pilih gambar yang sederhana dan netral untuk menciptakan kesan yang lebih profesional.
6. Tampak tidak siap saat presentasi
Membuka file yang salah, berpindah-pindah jendela dengan tergesa, atau terlihat bingung saat membagikan materi bisa menunjukkan kurangnya persiapan.
Mempersiapkan semua dokumen dan window yang dibutuhkan sejak awal dapat membantu presentasi berjalan lebih lancar.
7. Kotak masuk email yang tidak terkelola
Baca Juga: Pengguna Sudah Bisa Pakai AI di Google Workspace, Persaingan dengan Microsoft 365 Makin Panas
Kotak masuk dengan ratusan email yang belum dibuka dapat menimbulkan kesan tidak peduli dan komunikasi yang terabaikan. Hal seperti ini bisa mempengaruhi kepercayaan rekan kerja terhadap kemampuan mengelola pekerjaan.
Sebaiknya rapikan inbox email sebelum rapat online untuk membantu memberi kesan rapi dan menjaga suasana rapat tetap fokus, sopan, dan nyaman. Jangan sampai hal-hal yang tampak sepele dalam tampilan di layar laptop justru memberi pengaruh besar terhadap cara orang lain menilai kamu.