kubikel

Fenomena Ghostworking, Saat Rekan Kerja Kelihatan Produktif, Tapi Pekerjaannya Tak Ada yang Beres

Kamis, 10 Juli 2025 | 11:25 WIB
Pura-pura sibuk adalah salah satu ciri khas ghostworking dan jangan dinormalisasi. (Google Gemini)

Dampaknya, beban kerja jadi tidak merata dan bisa memicu ketegangan antar rekan kerja.

Agar situasi tidak memburuk, manajer atau ketua tim harus membagi pekerjaan perlu dibuat sejelas mungkin, termasuk penentuan tanggung jawab di setiap bagian proyek.

Cara mencegah dan menanganinya

Salah satu langkah penting jika memiliki rekan kerja ghostworking adalah mencatat semua perilaku yang secara langsung mempengaruhi produktivitas dirinya dan tim.

Dengan catatan yang teratur, bukti konkret ini dapat digunakan bila diperlukan saat berdiskusi dengan atasan.

Namun, pastikan kamu tetap menjaga profesionalisme dengan menjauhi bergosip untuk menjaga lingkungan kerja tetap kondusif dan penuh kepercayaan.

Baca Juga: Belajar dari Kesalahan, Ini Cara Dapatkan Kembali Kepercayaan Atasan dan Rekan Kerja

Peran pemimpin juga sangat krusial dalam mencegah perilaku ghostworking semakin berkembang.

Dengan membuat suasana kerja yang terbuka, memberikan apresiasi yang konsisten, dan mengarahkan pekerjaan dengan jelas, bisa menjaga semangat tim tetap stabil.

Jangan lupa berikan ruang bagi setiap karyawan untuk mengatur cara kerjanya sendiri untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab.

Pada dasarnya, fenomena ghostworking bukan sekadar soal kemalasan. Ini bisa jadi merupakan cerminan dari sistem kerja yang perlu dibenahi.

Dengan pemahaman yang tepat, setiap tim dapat membangun lingkungan kerja yang lebih jujur, produktif, dan saling mendukung. ***

Halaman:

Tags

Terkini