Fenomena Ghostworking, Saat Rekan Kerja Kelihatan Produktif, Tapi Pekerjaannya Tak Ada yang Beres

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Kamis, 10 Juli 2025 | 11:25 WIB
Pura-pura sibuk adalah salah satu ciri khas ghostworking dan jangan dinormalisasi. (Google Gemini)
Pura-pura sibuk adalah salah satu ciri khas ghostworking dan jangan dinormalisasi. (Google Gemini)

Pejuangkantoran.com - Pernahkah kamu melihat rekan kerja yang terlihat aktif di kantor, tetapi sebenarnya tidak memberikan kontribusi nyata? Inilah yang disebut dengan ghostworking.

Meski awalnya tidak selalu kentara, tetapi tindakan ini perlahan dapat mempengaruhi ritme kerja tim dan menciptakan ketidakseimbangan tanggung jawab kerja.

Tindakan seseorang yang melakukan ghostworking adalah tampak hadir secara fisik—atau online, jika bekerja remote—sepanjang waktu, tetapi tidak benar-benar menyelesaikan tugasnya secara maksimal.

Terlihatnya seperti produktif, tetapi kenyataannya hanya sedikit pekerjaan yang benar-benar dituntaskan.

Apa penyebabnya?

Perilaku ghostworking ini bisa muncul karena banyak faktor. Salah satu yang utama adalah tekanan dari budaya kerja yang terlalu ketat dan kontrol berlebihan dari atasan.

Ketika ruang gerak dibatasi, motivasi untuk menyelesaikan pekerjaan secara alami bisa menurun.

Baca Juga: 7 Cara Elegan Menjaga Ruang Pribadi di Tempat Kerja, Supaya Rekan Kerja Tidak Terlalu Ikut Campur

Akhirnya, ini menyebabkan munculnya keinginan untuk sekadar terlihat sibuk demi menghindari teguran, bukan karena dorongan ingin menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

Kurangnya apresiasi atas usaha yang dilakukan juga dapat menurunkan semangat dan rasa keterikatan terhadap pekerjaan.

Selain itu, kondisi psikologis dan tekanan dari luar lingkungan kerja juga berpotensi mendorong seseorang masuk ke pola kerja hantu.

Dampak yang dirasakan

Perilaku ghostworking cenderung lebih berdampak pada pekerjaan yang dilakukan secara kolaboratif dalam tim.

Ini karena ketika ada satu orang yang tidak menjalankan bagiannya, anggota lain terpaksa menutupi kekurangan tersebut agar pekerjaan tetap selesai tepat waktu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: stylist.co.uk

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X