kubikel

6 Cara Pemimpin untuk Bantu Karyawan Hadapi AI di Tempat Kerja, Jangan Hanya Sekadar Mengawasi!

Rabu, 6 Agustus 2025 | 12:05 WIB
Tak perlu ditakuti, artificial intelligence justru bisa membantu produktivitas karyawan dan pimpinan wajib emmberikan arahan dan panduan yang benar. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com - Kehadiran AI di dunia kerja saat ini bikin banyak orang waswas.

Di Amerika, lebih dari 70% profesional mengatakan bahwa mereka khawatir AI akan mengganggu pekerjaannya. Bahkan, lebih dari separuh takut bakal digantikan langsung oleh mesin.

Sebenarnya, yang membuat stres bukan cuma teknologinya, melainkan ketidakjelasan mengenai cara AI akan digunakan dan keputusan-keputusan yang dibuat tanpa melibatkan karyawan.

Di sinilah peran pemimpin jadi penting. Dengan transparansi dan empati, pemimpin bisa membantu tim menghadapi perubahan ini dengan lebih tenang.

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan.

  1. Jelaskan dengan jelas soal penggunaan AI

Kalau perusahaan menjelaskan secara terbuka tentang cara AI akan digunakan dan alasannya, karyawan bisa lebih paham sehingga rasa aman bisa ikut muncul.

Menurut Joyce Marter, seorang terapis tempat kerja, transparansi sangat penting karena banyak orang saat ini sedang mengalami kelelahan mental.

Manajer bisa membantu dengan memberi informasi seperti:

  • Apa fungsi alat AI yang baru?
  • Bagaimana pengaruhnya terhadap pekerjaan sehari-hari?
  • Siapa saja yang paling sering berinteraksi dengan AI?

Selain itu, bisa juga menggunakan cara-cara seperti survei, pertemuan umum, diskusi tim, dan menunjuk perwakilan AI agar komunikasi tetap jalan.

Baca Juga: Perkembangan AI Ternyata Bisa Mengancam Hubungan Manusia di Tempat Kerja. Kok Bisa? Ini Penjelasannya!

  1. Beri peluang belajar dan kolaborasi

Karyawan akan merasa lebih percaya diri jika mereka mengerti cara kerja AI dan dilibatkan dalam prosesnya. Pelatihan yang paling efektif biasanya yang langsung praktik, seperti:

  • Workshop menulis prompt;
  • Pengenalan dasar machine learning;
  • Program uji coba sebelum peluncuran;
  • Laboratorium ide internal.

Menurut survei Microsoft dan LinkedIn, 76% profesional semangat belajar AI kalau ada pelatihan yang jelas.

  1. Biasakan dialog dua arah

Pemimpin bukan cuma harus menjelaskan, tetapi juga mendengarkan.

Ciptakan ruang agar karyawan bisa menyampaikan pertanyaan dan kekhawatirannya, misalnya lewat forum, feedback anonim, atau sesi refleksi tim.

Halaman:

Tags

Terkini