Kalau target tidak tercapai, jangan hukum diri sendiri. Cukup lakukan evaluasi apa yang perlu diubah.
4. Menyabotase diri
Jebakan:
Karena cemas dengan hasil yang akan kamu kerjakan, kamu malah menunda mengerjakannya, atau membuat alasan untuk tidak segera memulainya. Ini membuat target semakin lama tercapai.
Cara untuk keluar:
Kelola rasa cemas kamu dengan cara sehat. Misalnya, dengan melakukan meditasi atau menulis jurnal. Kamu juga bisa melakukan teknik Pomodoro, yaitu fokus 25 menit untuk satu tugas, lalu istirahat sebentar.
Baca Juga: Awas Mondayitis: Rasa Malas Senin Bisa Berdampak Berbahaya untuk Jantung
5. Menyiksa diri saat gagal
Jebakan:
Setiap kesalahan dianggap bukti kalau kamu tidak mampu. Bukannya move on, kamu terus memutar ulang momen gagal di kepala hingga makin terpuruk.
Cara untuk keluar:
Lihat kegagalan sebagai pelajaran. Misalnya, kalau kamu blank saat wawancara, catat apa yang bisa diperbaiki. Besoknya, coba rileks dulu sebelum mulai.
Intinya, tujuan bisa tercapai kalau kamu sadar jebakan-jebakan imposter syndrome di atas dan mau mengubah cara pikir. Fokuslah ke proses, rayakan setiap kemajuan kecil, dan jangan keras sama diri sendiri.
Semoga kamu bisa bebas dari jebakan imposter syndrome ini, ya!