kubikel

5 Jebakan Imposter Syndrome yang Tidak Kamu Sadari, serta Cara Keluar dari Jeratnya!

Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:35 WIB
Ilustrasi: Ketika kamu merasa tidak yakin dengan kemampuan dirimu sendiri karena gunjingan orang lain, itu tanda kamu terkena imposter syndrome. (PejuangKantoran.com/Made with Google AI)

Kalau target tidak tercapai, jangan hukum diri sendiri. Cukup lakukan evaluasi apa yang perlu diubah.

4. Menyabotase diri

Jebakan:
Karena cemas dengan hasil yang akan kamu kerjakan, kamu malah menunda mengerjakannya, atau membuat alasan untuk tidak segera memulainya. Ini membuat target semakin lama tercapai.

Cara untuk keluar:
Kelola rasa cemas kamu dengan cara sehat. Misalnya, dengan melakukan meditasi atau menulis jurnal. Kamu juga bisa melakukan teknik Pomodoro, yaitu fokus 25 menit untuk satu tugas, lalu istirahat sebentar.

Baca Juga: Awas Mondayitis: Rasa Malas Senin Bisa Berdampak Berbahaya untuk Jantung

5. Menyiksa diri saat gagal

Jebakan:
Setiap kesalahan dianggap bukti kalau kamu tidak mampu. Bukannya move on, kamu terus memutar ulang momen gagal di kepala hingga makin terpuruk.

Cara untuk keluar:
Lihat kegagalan sebagai pelajaran. Misalnya, kalau kamu blank saat wawancara, catat apa yang bisa diperbaiki. Besoknya, coba rileks dulu sebelum mulai.

Intinya, tujuan bisa tercapai kalau kamu sadar jebakan-jebakan imposter syndrome di atas dan mau mengubah cara pikir. Fokuslah ke proses, rayakan setiap kemajuan kecil, dan jangan keras sama diri sendiri.

Semoga kamu bisa bebas dari jebakan imposter syndrome ini, ya!

Halaman:

Tags

Terkini