Pejuangkantoran.com - Kamu mungkin sudah merasa sangat siap untuk wawancara kerja. CV sudah rapi, pengalaman ada, dan persiapan juga oke.
Namun, hasilnya tetap belum sesuai harapan.
Diantara banyak penyebabnya, ternyata jawaban kamu saat wawancara kerja juga sangat berpengaruh.
Faktanya, ada beberapa jawaban yang membuat perekrut langsung kehilangan minat, walaupun kamu sebenarnya kandidat yang kuat.
Berikut ini beberapa diantaranya.
- Cerita mau buka usaha sendiri
Menyatakan keinginan punya bisnis sendiri memang bisa terdengar keren dan penuh ambisi.
Sayangnya, bagi perekrut hal itu justru bisa terbaca seolah kamu sudah memikirkan jalan keluar sebelum benar-benar masuk.
Biasanya butuh waktu hampir tiga tahun sampai perusahaan benar-benar merasakan manfaat dari investasi mereka pada karyawan baru.
Jadi, kalau dari awal kamu memberi kesan tidak akan bertahan lama, mereka cenderung mundur.
Lebih baik kamu menyampaikan jawaban yang tetap ambisius, tetapi sekaligus menunjukkan kesetiaan.
Contohnya, kamu bisa bilang ingin bertumbuh ke posisi pemimpin sambil mewujudkan inisiatif besar di perusahaan.
- Fokus utama ke work-life balance
Semua orang pasti ingin punya keseimbangan hidup dan kerja. Itu hal yang wajar.
Namun, kalau kamu menyebut ini sebagai prioritas utama saat wawancara kerja, banyak perekrut bisa langsung menganggap motivasi kerja kamu rendah.