Intinya, meskipun ada ketakutan kalau AI bakal menggantikan pekerjaan, banyak yang juga melihatnya sebagai peluang.
Jadi, lebih baik jujur atau nekat bohong?
Menurut pakar karier Julia Toothacre, berbohong demi pekerjaan bukanlah jalan keluar.
Katanya, memang benar pasar kerja sekarang bikin frustrasi, tetapi integritas tetap lebih penting.
Lagipula, kalau ketahuan bohong, ini bisa merugikan diri sendiri.
Simpulannya, skill AI memang makin dicari dan bisa jadi pembeda di dunia kerja. Namun, daripada pura-pura, lebih baik benar-benar belajar.
Apalagi sekarang banyak sumber gratis dan kursus yang bisa bantu kamu upgrade kemampuan agar lebih aman dan percaya diri di dunia kerja. ***